​MAN 2 Kudus Raih 3 Medali Emas Dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Jateng di Cilacap

Kudus, Isknews.com – Ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2016 sudah berlangsung pada Selasa (26/07) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cilacap Kabupaten Cilacap. Ajang bergengsi ini rutin diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dalam upaya mencari bibit-bibit berprestasi dari siswa-siswi madrasah untuk dikirimkan mewakili Jawa Tengah dalam even nasional yang akan diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

H. Ahmad Rif’an Kep.Madrasah Aliyah Negri (MAN) 2 Kudus saat di wawancarai Isknews.com usai merayakan syukuran kejuaraan siswa siswi nya menjelaskan bahwa dalam kompetisi Sains Madrasah (KSM) mempertandingkan 11 bidang lomba terbagi atas mata pelajaran (mapel) umum dan agama, yang antara lain ; Matematika tingkat MI, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tingkat MI,Matematika tingkat MTs, Biologi tingkat MTs, Fisika tingkat Mts, Matematika tingkat MA, Biologi tingkat MA, Fisika tingkat MA, Kimia tingkat MA, Ekonomi tingkat MA, Geografi tingkat MA dan Agama Islam.
Madrasah Aliyah Negri (MAN) 2 Kudus dalam mengikuti KSM yang di ikuti 34 kabupaten/kota di Jawa tengah ini ketiga anak didiknya berhasil mengharumkan Kudus, khususnya MAN 2 Kudus yang mendapatkan Medali Emas, mereka adalah adalah Alim baha’i mata pelajaran (mapel) Biologi, Kautsar Mu’affa mapel Kimia dan yang terakhir Nasi’atul Hidayati mapel Geografi. Mereka yang berasal dari luar Kudus ini keseharian nya bersekolah Full Day karena berada di Asrama Sekolah (Boarding School) yang masih satu lingkungan dengan MAN 2 Kudus.”Tandasnya.
Dibandingkan dari tahun sebelumnya, Harapan nya MAN 2 Kudus bisa mempersiapkan dan berupaya semaksimal mungkin untuk menampilkan siswa-siswi terbaiknya menjadi wakil dari kabupaten/kota masing-masing, ini semua merupakan upaya mengimplementasikan program peningkatan akses dan mutu pendidikan pada madrasah kedepannya. “Pungkasnya (Jvn)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Guru Mengajar Bersama Model Pelayanan Pendidikan Saat Terjadi Bencana Alam

Share This Post