​Kudus Alami Inflasi 1,09 Persen Di Bulan Juli

Kudus, isknews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus mencatat laju inflasi pada bulan Juli 2016 di Kudus sebesar 1,09 persen, dengan indeks harga konsumen (IHK) mencapai 130,28. Jauh lebih tinggi dibandingkan bulan Juni yang mengalami inflasi 0,25 persen dengan IHK sebesar 128,88. 

Inflasi disebabkan karena kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya indeks beberapa kelompok pengeluaran, di antaranya kelompok bahan makanan sebesar 3,12 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,49 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,21 persen. Sedangkan Kelompok sandang 0,58 persen, kelompok kesehatan 0,18 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,51 persen, serta kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,65 persen.
Berdasarkan data yang dirilis BPS, Kabupaten Kudus menduduki peringkat kedua terbesar inflasi di Jawa Tengah. Sementara peringkat pertama ditempati Kota Tegal swbesar 1,52 persen. Disusul peringkat ketiga Kota Cilacap 1,07 persen, Kota Semarang sebesar 1,05 persen, Kota Purwokerto sebesar 0,87 persen, dan Kota Surakarta yang mengalami inflasi terendah pada bulan Juli sebesar 0,62 persen. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?
Baca Juga :  Pengisian Perangkat Desa Tanjungrejo Margoyoso Pati Terkesan Tidak Transparan.