​Ternyata Ini Motif Teror di Kantor DPRD Kabupaten Pati 

Pati, isknews.com Lintas pati, Sebuah kotak terbungkus menyerupai kado dan dan terbungkus plastik hitam ditemukan tergeletak di selokan pagar depan kantor DPRD Kabupaten Pati pagi ini Rabu sekitar pukul 06.15.  Menurut saksi mata Sugiran (48), petugas jaga dari Satpol PP Kabupaten Pati mengatakan, kronologi kejadian  bermula ketika petugas Clening Service bernama Abd Muntahar hendak membersihkan taman di halaman depan kantor DPRD Kabupaten Pati. 

Mendapati benda yang mencurigakan tergeletak tanpa diketahui pemiliknya, Abd Muntahar langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas jaga di pos Satpol PP, tanpa berpikir panjang petugas jaga dari satpol PP Sugiran kemudian menghibungi dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor Satpol PP dan diteruskan dengan laporan ke Polres Pati,  Polres Pati yang menerima info yang diduga bom tersebut akhirnya meminta bantuan dari tim Gegana dari Polda Jateng. Tim Gegana Polda Jateng Yang datang langsung memeriksa kotak hitam di lokasi yang di duga Bom tersebut. Setelah dibuka ternyata isinya bangkai yang sudah berbau tak sedap dan sebuah pesan dari selembar kertas.  

Baca Juga :  Nggemesi, lucu,unik,,komentar jamaah pengajian.

Wakapolres Pati Kompol Nyamin ketika di temui awak media di lokasi mengatakan, Kami pagi ini mendapatkan laporan temuan barang mencurigakan di dua tempat yang berbeda yang di duga Bom, kedua tempat itu adalah di rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kantor DPRD Kabupaten Pati, kemudian kami berkoordinasi dengan Polda Jateng kemudian kirim tim Gegana, setelah diperiksa dan diteliti kotak tersebut tidak bermuatan logam, kemudian kita buka dan ternyata isinya adalah bangkai binatang yang sudah berbau busuk, dan dugaan sementara adalah bangkai kepala anjing. kemudian juga ada selebaran berupa surat yang isinya bersifat politis yaitu mendiskreditkan salah satu calon wakil bipati.   Menanggapi siapa pelaku teror tersebut Nyamin mengatakan akan menindaklanjuti dan mengejar para pelaku teror karena sudah membuat resah dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

Baca Juga :  Milad ke-18, DPD PKS Kabupaten Kudus Gelar Futsal Competition

Wiwik.

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?