1000 Tiket Syawalan Sendang Jodo Ludes Terjual

KUDUS, isknews.com – Sebanyak 1000 lembar tiket masuk arena Syawalan Sendang Jodo, ludes terjual. Pengunjung keramaian perayaan kupatan di obyek wisata yang terletak di Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus yang berlangsung Rabu (13/7), memang di luar perkiraan pihak panitia, sehingga tidak satu lembar tiket pun yang tersisa.
Menurut ketua panitia, Putut Wijanarko, yang dihubungi isknews.com, di lokasi Sendang Jodo, tiket bahkan sudah habis terjual sebelum acara Syawalan berakhir yang direncanakan jam 16:00 wib, namun pada jam 15:00 wib seluruh tiket sebanyak 1000 lembar sudah habis terjual. Sehingga pengunjung selepas jam itu, dibebaskan masuk tanpa tiket.
“Baru pada penyelenggaraan 2016 ini, tiket masuk Syawalan Sendang Jodo, laku semua. Pada Syawalan 2015 lalu, dari 1000 lembar tiket yang dicetak panitia, hanya sebanyak 600 tiket yang terjual,” ujar Putut yang sudah dua kali dipercaya menjadi ketua panitia.
Acara Syawalan di Sendang Jodo, dimulai pada jam 08:00 wib, diawali dengan kirab yang diikuti ratusan warga dari wilayah RW-I Desa Purworejo yang mengarak dua gunungan ketupat. Ikut juga dalam kirab itu, grup kesenian barongan dan barongsai.
Dua gunungan itu, selanjutnya dibawa masuk ke dalam lokasi Sendang Jodo. Setelah didahului pembacaan doa, kedua gunungan itu pun diperebutkan oleh ratusan pengunjung.
Sampailah pada inti acara Syawalan, yakni Gebyar Musik yang menampilkan OM Andalas. Pengunjung pun bergoyang mengikuti lantunan lima penyanyi yang naik ke panggung. Penampilan Barongan dan Barongsai pun tidak kalah menariknya.
Putut menjelaskan, kalau dari hasil penjualan tiket saja, belum cukup untuk menutup seluruh beaya dari penyelenggaraan Syawalan itu. Kekurangan dana diperoleh dari bantuan sejumlah donatur, yakni dari perusahaan dan dealer yang mempromosikan produknya di even kupatan di Sendang Jodo itu. “Untuk Barongsai, adalah bantuan dari PT Djarum.(DM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?
Baca Juga :  Sudjiwo Tedjo Mendem Teknologi di UMK