110 Pengendara Terjaring Razia

oleh

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Petugas gabungan dari Satuan Lalulintas (satlantas) Polres Blora bersama samsat Cepu, laksanakan operasi rutin di simpang 4 Kantor Pos Cepu. Dalam operasi tersebut, sebanyak 110 pengendara motor dikenai tilang Elektronik (E-tilang) atas pelanggaran yang dilakukan. Dari pantauan, operasi tersebut difokuskan bagi pengendara yang berasal dari arah timur.

Ipda Zainul Arifin, Kanit Laka Satlantas Polres Blora, menjelaskan, operasi rutin ini dilaksanakan untuk menekan angka kecelakaan dan kriminalitas di jalan raya, serta menjaga ketertiban dalam berkendara. Menurutnya, Simpang 4 tersebut menjadi jalur utama titik temu dari berbagai arah. Serta menjadi kawasan tertib lalulintas.

TRENDING :  Apa itu Pil Dextro?

Pihaknya mengaku, dalam operasi yang dilaksanakan selama dua jam tersebut, sebenarnya difokuskan pada pelanggaran kasat mata. Seperti tidak memakai helm, tidak memasang spion, tidak menyalakan lampu saat siang (light on), serta pelanggaran kasat mata lainnya. “Setelah kami periksa ternyata mereka juga tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat,” ujarnya, Sabtu (22/7/2017) disela-sela pelaksanaan operasi.

TRENDING :  Operasi Patuh Candi Tilang 476 Pengendara di Hari Ke Tiga

Menurutnya, pelanggaran masih didominasi kelengkapan kendaraan. Namun dia menilai, meskipun angka pelanggaran masih cukup tinggi, pengendara di Cepu sudah mulai tertib. “Kami harapkan, ketertiban itu bisa terjaga, ” ungkapnya.

Khusus pelanggaran light on, kata dia, langsung dilakukan penindakan. “Karena sosialisasi sudah dilakukan cukup lama,” ujarnya.

TRENDING :  Belum Mengarah Ke Penindakan Tilang Pemasangan CCTV di Kudus

Sekedar diketahui, petugas layangkan 110 E-Tilang dengan perincian barang bukti 106 STNK, 2 buah SIM, serta 2 unit sepeda motor.

Samat, warga Kasiman Bojonegoro, sempat mengeluh dengan tindakan tilang tersebut. “Padahal lampu sudah menyala, meskipun kurang terang. surat-surat juga lengkap, helm maupun spion. Tapi tetap saja kena tilang. Tapi ya sudahlah,” ungkapnya. Dia harus membayar denda tilang sebesar Rp.75.000, yang dibayarkan melalui Bank. (as)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Comments are closed.