1359 Santri Kudus Diusulkan Terima PIP, Tapi Baru 25 Yang Bisa Cair, Mengapa?

by
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Sebanyak 1359 santri pesantren di Kabupaten Kudus tahun ini diusulkan menerima manfaat bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Terkendala persyaratan dan kriteria yang rumit membuat para santri penerima PIP tahun ini hanya sedikit.

Dari jumlah tersebut, baru ada 25 santri yang bisa cair. “Baru 25 santri penuhi syarat yang telah ditentukan, Jadi ada 1.334 santri terancam gagal dalam pencairan PIP yang tahun ini dikelola oleh pusat,” jelas Abdul Jalil, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondo Pesantren (Kasi PD Pontren) Kemenag Kudus, Jumat (3/8/2018).

Sementara syarat yang harus dipenuhi diantaranya harus ada Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang tua dan anak, kemudian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) santri terkait. “Biasanya persyaratan santri saat Verifikasi gagal di NISN,” terangnya.

TRENDING :  Peduli Gempa Bumi di Aceh, OSIS SMP 1 Kudus Gelar Penggalangan Dana

Ditambahkan Jalil, NIK baru dimiliki oleh santri yang telah 17 tahun dan memiliki kartu tanda penduduk. Sementara jenjang pendidikan di pondok pesantren ada ula, wustho, dan ulya yang mayoritas usianya dibawah 17 tahun.
”Syarat ini sangat sulit. Makanya ketika diminta untuk memenuhi syarat tersebut, banyak yang tidak bisa memenuhinya. Bahkan kurang dari 20 persen,” katanya.

TRENDING :  Putaran Kedua, Persijap Tambah Enam Pemain

KOMENTAR SEDULUR ISK :