167 Napi Penghuni LP Pati Mendapatkan Remisi.

image

Pati-Isknews.com Lintas Pati.
Bertempat di Aula Lembaga Permasyarakatan Kab Pati, upacara penyerahan Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa diserahkan secara langsung Oleh Bupati Pati kepada 167 narapidana penghuni LP Pati. Selasa 17/08.

Hadir dalam upacara tersebut antara lain, Forkopimda, Kalapas Kab. Pati yang diwakili oleh Kasi Binadik dan kegiatan kerja Suprihadi, Amd IP S.sos, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lapas Pati Krismiyanto, Ketua DPRD Kab. Pati Ali Badrodin berserta anggota, Sekda Kab. Pati Desmon Hastiono, Kapolsek Pati, Kades Ngarus Kec/Kab. Pati dan Segenap sipir LP Pati berjumlah ± 30 Orang.

Dalam sambutannya Ka Lapas Pati yang diwakili oleh Kasi Binadik dan kegiatan kerja Suprihadi, Amd IP S.sos  menyampaikan, permohonan maaf yang ditujukan kepada para tamu yang hadir dalam acara Pemberian Remisi tersebut, karena Kapalapas tidak bisa hadir dikarenakan sakit.

Baca Juga :  Halal Bi Halal Keluarga Besar PT.Djarum Kudus Bersama KH.Anwar Zahid

Pemberian Remisi tahun ini berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI nomor w13-1039.PK01.01.02 tgl 12 agustus 2016.” ujarnya, lebih lanjut Suprihadi menambahkan, “Kapasitas Lapas Pati seharusnya 114 Orang, namun saat ini mengalami Over Kapasitas. dengan rincian 92 Tahanan, 204 Napi.

Sementara itu, Perolehan Remisi terbanyak 9 bulan dan terendah 1 bulan, untuk syarat narapidana yang menerima Remisi yaitu sudah menjalani hukuman minimal 6 bulan sejak ditahan dan sudah Ikrah, serta berkelakuan baik selama menjadi warga binaan.

Lebih lanjut, Bupati Pati Haryanto yang membacakan amanat dari Menti Hukum Dan HAM yang dihimpun oleh Isknews.com Lintas Pati menuturkan,

Kemerdekaan merupakan titik puncak kebangkitan Bangsa Indonesia, berkat rahmat tuhan yang maha Esa, Kemerdekaan diperoleh tidak lepas dari perjuangan para pahlawan yg telah gugur. Dan Kemerdekaan juga harus dirasakan penghuni lapas dengan  diberi perlakuan yang bermartabad karena mereka juga merupakan warga negara Indonesia. Hak Remisi diberikan mendasari surat keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor 14 ayat 1 no 12 th 1995. Salah satu upaya lapas dalam mengisi warga binaan dengan memberi ketrampilan.” papar Bupati Pati Haryanto, Lebih lanjut Bupati menambahkan,

Baca Juga :  Amuk si jago merah ludeskan gudang kapuk.

Pencegahan secara terpadu agar lapas dan rutan aman dari narkoba, karena selama ini lapas dan rutan disinyalir sebagai sarang narkoba. Pemberdayaan warga lapas dengan ketrampilan yang berbasis Produksi sehingga saat keluar bisa mengembangkan Usaha dan tidak berbuat Kriminalitas yang dapat berurusan dengan hukum. Sistem pembinaan Lapas salah satu bentuk yaitu dalam bantuan Hukum kepada warga lapas. Dan Bagi yang mendapat remisi saya ucapkan selamat, semoga akan lebih taat hukum dan berbudi luhur dan berguna dalam hidup, namun Bagi yg belum agar bersabar karena ada mekanisme yg sudah diatur, saya ucapkan terimakasih kepada petugas  lapas yang telah tulus ikhlas dalam membina warga Lapas.” Pungkas Bupati Pati Haryanto.

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?