20 CPNS Hamil Pelaksanaan Latsar Di Jadwal Ulang

oleh
Sejumlah CPNS Kudus saat meperoleh briefing dari kepala Disdikpora Kudus (Foto: YM)

Kudus , isknews.com – Pelatihan Paling Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil atau disingkat Latsar CPNS atau cukup disebut Latsar adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sebelumnya dikenal sebagai Diklat Prajabatan atau cukup disebut Prajab. Dalam Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000 tentang pendidikan dan pelatihan jabatan Aparatur Sipil Negara.

Badan Kepegawain Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus menetapkan Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bersifat wajib bagi seluruh CPNS.

Kepala BKPP Kudus, Yuliono Tri Nugroho melalui Kasi Pengembangan dan Diklat Pegawai, Tulus Tri Yatmika menegaskan bahwa setiap CPNS wajib mengikuti Latsar, tanpa terkecuali.

TRENDING :  Ada 5.090 Pendaftar CPNS di Kudus, 6 Pendaftar Tenaga Honorer

Terkait dengan 20 CPNS Kudus yang tengah dalam kondisi hamil. Dia mengatakan bahwa nantinya pelaksanaan Latsar untuk CPNS yang hamil akan direschedule menyesuaikan dengan waktu persalinan mereka.

“Bagi CPNS yang kini kehamilannya memasuki tri semester awal, pelaksanaan Latsarnya bisa diajukan ikut gelombang 1 atau 2. Sedangkan yang masa kandungannya memasuki tri semester tiga, maka pelaksanaan Latsarnya bisa diundur setelah persalinan,” terangnya.

Untuk teknis perubahan pelaksanaan Latsar, Tulus mengatakan CPNS dapat menghubungi pihaknya untuk pengaturan hal tersebut. Ataupun menukarkan jadwal Latsarnya ke pada rekannya sesama CPNS, tentu harus disertai laporan ke BKPP.

TRENDING :  Masih Ada Kesempatan, Pendaftaran CPNS 2018 Diperpanjang Hingga 15 Oktober

Diungkapkannya, tahun ini jumlah CPNS yang sedang hamil cukup banyak yakni 20 orang. Untuk itu, dia terus menghimbau mereka untuk segera menentukan waktu Latsar.

“Rencananya Latsar akan dilakukan mulai 29 April – akhir tahun ini dan dibagi kedalam 11 gelombang. Untuk pelaksanaannya kami bekerjasama dengan BPSDM Jateng dengan lokasi pelaksanaan di Desa Menawan,” katanya.

Imbuhnya, “Meskipun ini bersifat wajib, kami tetap berusaha bersikap fleksibel. Seperti ketentuan izin, nantinya CPNS diperbolehkan izin selama 9 jam pelatihan atau 1 hari,”

TRENDING :  Berdebar! Akhir Desember Ini Dikabarkan Hasil CASN Kudus Diumumkan

Reza Ayu, CPNS dari SD 4 Ploso yang tengah hamil 7 bulan itu mengatakan jika dirinya memilih melakukan Latsar usai persalinan. Diungkapkannya, sebelumnya ia mendapat jadwal Latsar dari BKPP masuk kedalam gelombang 3. Setelah menukarkan dengan rekannya, ia akhirnya masuk ke gelombang 10.

“Latsar saya nanti dimulai tanggal 9 September sampai November. Atau beberapa bulan setelah saya lahiran. Dengan begini, saat ini saya mempersiapkan diri untuk menghadapi persalinan,” tukasnya. (YM/.YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :