20 Tahun Rusak Jalan Penghubung Desa Pakem – Prawoto Diperbaiki

oleh
20 Tahun Rusak Jalan Penghubung Desa Pakem – Prawoto Diperbaiki
Foto: Anggota DPRD Provinsi Jateng Kartina Sukawati dibampingi Anggota DPRD Pati, Siti Maudlu’ah meninjau proyek perbaikan jalan penghubung Desa Pakem dan Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo-Pati, beberapa waktu lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Masyarakat Desa Pakem akhirnya merasa lega, setelah jalan poros desa yang menghubungkan desanya dengan Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo mulai diperbaiki. Hampir 20 tahun ini akses jalan penunjang perekonomian tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kondisi jalan yang bergelombang dan tidak beraspal tersebut, selama ini menjadi satu-satunya akses warga dalam beraktifitas. Jalan sepanjang 1,5 km tersebut, menurut penuturan Kepala Desa Pakem Yanto belum tersentuh perbaikan sejak puluhan tahun lalu.

“Jalan dengan panjang kurang lebih 1,5 km ini memang sama sekali belum tersentuh perbaikan. Kondisi seperti ini sangat menghambat ekonomi masyarakat kami. Jalan ini pula menjadi satu-satunya akses pendidikan, karena di desa kami belum ada SLTP dan SLTA sehingga pelajar harus lewat jalan ini untuk berangkat sekolah,” ujar Yanto saat ditemui, Selasa (31-07-2018).

TRENDING :  Operasi Gabungan, Sita Puluhan Botol Miras

Secara terpisah, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kartina Sukawati saat dihubungi mengatakan pihaknya bekerjasama dengan dewan kabupaten berusaha membuka dan memperbaiki jalan tersebut. Tujuannya agar perekonomian masyarakat di wilayah tersebut menjadi lebih baik.

TRENDING :  Satlantas Polres Pati Krisis Blanko SIM

“Dari provinsi kita memberikan bantuan keuangan kabupaten sebesar 1,5 milyar rupiah untuk memperbaiki jalan ini. Semoga dengan diperbaikinya jalan ini akses warga bisa lebih lancar. Karna kalau harus ke kota jika tidak lewat jalan ini, warga harus memutar hingga 8 km,” ungkapnya.

Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Pati Siti Maudlu’ah mengaku, akan bekerjasama dengan DPRD Provinsi Jateng dan Pemkab Pati untuk mengupayakan bantuan selanjutnya yang dialokasikan untuk pembuatan talud dan pengaman tebing.

TRENDING :  Banjir Genangi Wilayah Winong

“Di sinikan kerap terjadi banjir bandang, jadi sangat riskan rusak. Kan sayang, kalau jalan yang sudah diperbaiki mahal-mahal rusak kalau kena bencana alam. Jadi kedepan akan kami usahakan anggaran untuk pembuatan talud,” terang perempuan yang juga istri Kepala Desa Prawoto tersebut.

Pembangunan jalan poros desa tersebut direncanakan selesai dalam dua bulan. Diharapkan dengan pembangunan jalan tersebut, 1500 warga Desa Pakem tidak lagi terisolir sehingga kegiatan perekonomian mereka bisa kembali berjalan. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :