2020 Pemkab Pati Akan Bangun Akses Jalan Di Agro Wisata Jollong

oleh
Akses jalan menuju lokasi wisata Agro Jollong Kecamatan Gembong masih belum nyaman dilalui wisatawan. (istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Obyek wisata Agro Jollong yang berada di wilayah Kecamatan Gembong Pati, semakin menjadi primadona bagi para wisatawan. Namun sayangnya, akses jalan menuju lokasi tersebut masih belum nyaman dilalui. Pasalnya, jalan sepanjang lima kilometer tersebut masih dalam kondisi rusak.
Meski obyek wisata tersebut berada dikelola oleh PT. Perkebunan Nasional IX, akan tetapi keberadaannya di wilayah kabupaten Pati sedikit banyak membawa keuntungan bagi pemerintah dan masyarakat sekitarnya. Sehingga sangat dipandang perlu adanya perbaikan akses jalan menuju lokasi tersebut.

TRENDING :  Ingin Bernostalgia Makan Makanan Khas Kudus di Ibukota? Datang Saja Dan Catat Tanggalnya... GRATISSS!

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Rusdi menyampaikan keluhan tersebut di hadapan Bupati Pati Haryanto dalam sebuah kesempatan tatap muka usai tarawih keliling yang dilakukan Forkopinda, belum lama ini. Ia pun menyampaikan bahwa jalan menuju wisata jolong sekitar 5 kilometer dan jalan menuju wisata jeruk pamelo yang kurang bagus.

“Kami meminta kepada pemkab, dalam hal ini Bupati Pati agar menganggarkan untuk perbaikan akses jalan menuju obyek wisata Agro Jollong. Jalannya kan rusak itu. Kalau sudah diperbaiki tentu akan lebih banyak wisatawan yang berkunjung,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.

TRENDING :  Festifal Kartini Jepara Akan Di Hadiri Ibu Negara Menteri Kabinet Serta Artis Ibukota

Menanggapi keluhan dan masukan tersebut, Haryanto yang pada saat itu didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Haryono mengaku sudah merencanakan untuk melakukan perbaikan jalan sejauh lima kilometer. Namun, perlu persiapan yang matang mengingat akses jalan tersebut masih milik Perhutani.

TRENDING :  Warga Winong Kemalingan

“Rencana akan dibangun semacam jalan lingkar untuk wisata di Jollong, dan kami sudah ijin dengan Administratur (ADM) Perhutani karena itu termasuk jalan Perhutani”, terang Bupati.

Ditambahkan, pembangunan yang akan dilakukan pada 2020 itu semacam jalan keluar dan masuk lokasi wisata.

“Perlu kita persiapkan dan hitung dengan matang, nantinya jalur lingkar itu fungsinya untuk membedakan akses jalan masuk dan keluar sehingga bisa lebih lancar,” pungkas Haryanto. (IN/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :