275 Tenaga Kesehatan Kudus Ikuti Training ESQ

oleh

Kudus, isknews.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengikutkan sebanyak 275 tenaga kesehatan untuk mengikuti training Emotional Spritual Quotient (ESQ) guna meningkatkan profesionalisme mereka dalam melayani masyarakat.

“ESQ ini akan membantu para tenaga kesehatan bagaimana seharusnya menjadi pelayan kesehatan yang baik,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Joko Dwi Putranto.

Acara yang digelar di 2 Hotel di Kudus itu diikuti peserta yang diprioritaskan dari petugas kesehatan di puskemas dan rumah sakit. Mereka adalah pelaksana kebijakan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

TRENDING :  Perwakilan Sekolah Ramaikan Kirab Merah Putih

Selain meningkatkan kualitas pelayanan medis, juga Sebagai pencerahan dari integritas, komitmen, loyalitas, leadership dan spiritual emotional. “Petugas kesehatan harus memiliki kecerdasan otak, emosional
dan spiritual,” ungkapnya

Maka melalui ESQ ini, hal itu akan diasah dan harus dimiliki oleh tenaga kesehatan. Petugas tidak hanya pandai mengobati pasien, namun juga harus memahami kondisi dan perasaan pasien yang berobat, sehingga tercipta kepuasan bagi yang dilayani maupun yang melayani.

TRENDING :  Suasana Upacara HUT Rembang ke 276 Bernuansa Adat Jawa

Sementara itu, ESQ ini dipandu oleh Trainer Kurnia Setia Putra, dari Ari Ginanjar ESQ Leadership Center. “Tujuan kegiatan ini untuk membangun karakter, menanamkan nilai-nilaiuniversal seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab dan nilai-nilai luhurlainnya bagi tenaga kesehatan,” jelasnya

Nilai-nilai ini penting ditanamkan agar muncul dorongan bahwa melayani pasien bukan hanya sekedar tugas, tetapi ada tanggung jawab luhur membantu manusia yang membutuhkan pertolongan.

Pemerintah setempat telah menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas pembangunan, di samping sektor pendidikan dan peningkatan ekonomi masyarakat. “Hal ini sebagai upaya pembangunan sarana kesehatan, baik untuk pelayanan kesehatan dasar seperti puskesmas, puskesmas pembantu, polindes dan pelayanan kesehatan rujukan di rumah sakit,” pungkasnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :