3o Warga Desa Gondoharum Terkena Dampak Proyek Logung Terima Ganti Rugi

oleh
Sebanyak 30 Orang warga Desa Gondoharum Jekulo Kudus menerima pembayaran ganti kerugian Pembangunan Peningkatan Daerah Irigasi Logung (Foto: Ist)

Kudus, isknews.com – Sebanyak 30 orang warga terdampak proyek pembangunan Waduk Logung, berbondong-bondong mencairkan uang ganti rugi.

Ini terjadi setelah Pemkab memberikan Pembayaran Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Peningkatan Daerah Irigasi Logung di Aula Balai Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo Kudus, Rabu (10/1/18).

Acara penyerahan uang ganti rugi dihadiri oleh Kapolsek Jekulo AKP Subakri, Kasi Pengadaan Tanah BPN Soedjoko, Kasubsi fasilitator pengadaan tanah BPN  Mochamad Mastur, Kades Gondoharum yang diwakili Kaur Kesra  Khumaidi, Kartoko dari BBWS dan Ratih Pelaksana Teknis Bendung Logung serta warga Desa Gondoharum.

TRENDING :  Pria Paruh Baya Warga Gembong Ditemukan Meninggal Di Area Persawahan Glagahkulon Dawe

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan secara simbolis berita acara pelepasan hak , penyerahan sertifikat tanah asli ke BPN serta penerimaan buku rekening dari Bank BRI Cabang Kudus kepada sejumlah warga pemilik tanah yang terkena dampak proyek.

Warga Desa Gondoharum yang hari itu menerima pembayaran ganti kerugian Pembangunan Peningkatan Daerah Irigasi Logung adalah sebanyak 30 orang warga dan 4 bengkok Desa serta yang belum dibayarkan sebanyak 7 warga dikarenakan belum melengkapi data.

TRENDING :  Kumpulkan 108 Suara, Lisa Octavia Damayanti Menangi Pilkades AW Puyoh

Seperti diketahui, dari putusan MA, ganti rugi lahan dari Pemkab Kudus adalah sebesar Rp28 ribu per meter persegi untuk tanah miring dan Rp31 ribu/meter persegi untuk tanah datar.

Sesuai rencana dana yang telah disiapkan berasal dari APBD Provinsi dan Kabupaten. Dana yang bersumber dari APBD Provinsi sebesar Rp 23 miliar, sedangkan dari APBD Kabupaten senilai Rp 25 miliar.

TRENDING :  Warga Kandangmas Minta Kejelasan Pembebasan Lahan Yang Masuk Area Sabuk Hijau Bendung Logung

Sementara lahan yang akan dibangun Waduk Logung seluas 196 hektare, tersebar di Desa Tanjungrejo, Honggosoco, Gondoharum (Kecamatan Jekulo), Desa Kandangmas dan Rejosari (Kecamatan Dawe) serta lahan milik Perum Perhutani.

Megaproyek pembangunan Bendungan Logung tersebut dengan nilai kontrak tahun jamak dianggarkan oleh pemerintah pusat lewat APBN sebesar Rp604,15 miliar.

Anggaran sebesar itu, meliputi biaya konstruksi sebesar Rp584,94 miliar, dan biaya supervisi sebesar Rp19,21 miliar. (YM)

 

 

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :