40 Pegawai Ikuti Diklat Penyusunan Renstra

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Sebanyak 40 pegawai di lingkungan Pemkab Jepara mengikuti Diklat Teknis Penyusunan Rencana Strategi (Renstra). 40 orang itu. terdiri dari pejabat atau staf yang menangani perencanaan dan evaluasi dari seluruh unit kerja OPD se Kabupaten Jepara. Diklat Teknis Penyusunan Renstra akan dilakukan selama 15 hari kerja, yakni 6 – 27 Februari 2017 di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara.

Rencana Strategis (Renstra) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara merupakan kerangka upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih selama lima tahun ke depan (2017-2022).

Asisten III Setda Jepara bidang Administrasi, Drs. Muhammad Fadkhurrozi, MH mengatakan, Renstra merupakan perangkat penting bagi organisasi untuk menjelaskan apa yang akan dilakukan, apa yang hendak dicapai dan bagaimana cara OPD untuk mencapainya. “Renstra juga menetapkan arah dan tujuan kemana pelayanan OPD akan dikembangkan, apa yang hendak dicapai pada masa lima tahun mendatang, bagaimana mencapainya, dan langkah-langkah strategis apa yang perlu dilakukan agar tujuan tercapai,” kata Fadkhurrozi pada acara Upacara Pembukaan Diklat Teknis Penyusunan Renstra, Senin (6/2/2017) di Gedung Serba Guna Setda Jepara.

Fadkhurrozi menegaskan bahwa, seringkali  ditemui kasus Renstra yang hanya copy paste lima tahun lalu. “Seharusnya hal tersebut tidak sama, karena Renstra merupakan perencanaan dan strategi untuk melaksanakan visi misi kepala daerah terpilih yang tertuang dalam RPJMD. Visi dan misi kepala daerah tiap periode mestinya tidak sama sehingga rencana dan strategi yang dilakukan oleh OPD juga tidak sama persis,” Imbuhnya.

Dengan demikian, diharapkan seluruh kegiatan Pemkab Jepara nantinya dapat menyentuh segala sektor bidang pembangunan. “Mudah-mudahan setelah mengikuti diklat ini, semua peserta memahami substansi rencana strategis OPD dan bagaimana proses penyusunan rencana strategis yang disusun sesuai dengan tupoksi, kebutuhan masyarakat, dan mempertimbangkan berbagai tema strategis pembangunan,” pungkasnya.(ZA)

Facebook Comments