41 Titik Rawan Laka Lantas Di Kudus Dipasangi Warning Light

41 Titik Rawan Laka Lantas Di Kudus Dipasangi Warning Light

warninglight

Kudus, isknews.com – Upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas), terus dilakukan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kudus. Kalau pada jalur-jalur ekstrim yang berpotensi menimbulkan jatuhnya korban laka lantas dipasangi guadril, kini berlanjut dengan pemasangan warning light.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Kudus, Didik Sugiharto, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Putut Dwi Kuncoro, yang dihubungi isknews.com, Jumat (02/12), mengatakan hal itu. Menurut dia, pengadaan rambu-rambu lalu lintas warning light atau lampu peringatan dini, merupakan kebutuhan yang perlu diprioritaskan, karena fungsinya yang sangat vital itu, sehingga pengadaannya siap dianggarkan. “Pada TA 2016 ini, pengadaan warning light sebanyak 41 titik, anggaran dari pajak rokok, sebesar Rp 1,1 milir.”

BACA JUGA :  Di Kudus Tunggakan Pajak Penerangan Jalan 2016 Capai Rp 2,555 M

Karena fungsinya sebagai peringatan dini bagi pengendara motor, ungkapnya, penempatan warning light itu melalui survey yang melibatkan tim dari unsur Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Kudus. Berdasarkan hasil survey itulah ditentukan titik-titik yang menjadi tempat pemasangan warning light, dilihat dari kepadatan lalu lintas. Sehingga penempatannya bukan hanya pada persimpangan, pertigaan atau perempatan yang belum ada traffic light, melainkan juga di jalan lurus yang rawan laka yang banyak penyeberang jalan, seperti komplek pendidikan, tempat peribadatan, pasar dan rumah sakit.

“Saat ini, pemasangan warning light di Kudus sudah menjangkau ke pelosok-pelosok, di semua kecamatan. Bukan hanya persimpangan, titik yang berpotensi menimbulkan laka latas, seperti tikungan tajam, selain dipasangi cermin cembung, juga dipasangi warning light, “ jelas Putut. (DM)

Share This Post