Zaman Now, Kontraktor Harus Transparan dan Akuntabel

oleh
Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi
Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi : Jangan sampai di Zaman Now ini, terkait tidak transparant, tidak akuntabel, tidak ada pertanggungjawaban, masih terjadi. (Zacky/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Penyedia barang dan jasa yang ada di Kabupaten Jepara, diminta untuk terus bekerja secara benar sesuai dengan aturan yang berlaku. Kontraktor ini harus memegang teguh komitmen untuk menjaga kualitas pekerjaanya.

“Jangan sampai di Zaman Now ini, apa yang terkait tidak transparant, tidak akuntabel, tidak ada pertanggungjawaban yang pasti masih terjadi,” ungkapnya Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi, saat pembekalan dan pembinaan kepada penyedia barang dan jasa dan konstruksi di Pendapa Kabupaten Jepara, Kamis (15-02-2018).

TRENDING :  Pengawas TPS Mulai Diseleksi

Dirinya kembali mengingatkan, bahwa di era keterbukaan informasi publik, belanja dan pembiayaan yang menggunakan dana publik menjadi sorotan semua pihak. Sehingga komitmen pengelolaan yang transparan sesuai kontrak kerja, yaitu bersih, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Salah satu bentuk pertanggungjawaban yang nyata dalam pelaksanaan kegiatan, dikatakan Marzuqi, adalah dengan kualitas dan hasil pekerjaan yang baik, ketepatan dalam waktu penyelesaian pekerjaan, tertib administrasi dan tidak ada komplain dari para pihak yang berkepentingan (zero complain).

TRENDING :  TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2017 Dibuka Bupati Jepara

“Jangan sampai kegiatan-kegiatan kita laksanakan bersama, antara pemerintah dan mitra kerja pemerintah yaitu penyedia barang dan jasa ini sampai masuk ke ranah hukum,” imbau Marzuqi.

Lebih lanjut Marzuqi mengultimatum para penyedia barang/jasa dan konstruksi yang mengerjakan sejumlah proyek kegiatan pemerintah. Sehingga setiap pelaksanaan pembangunan terlaksana sesuai dengan aturan yang berlaku.

TRENDING :  Pemkab Jepara Ingin BNNK Berdiri Tahun Depan

“Penerapan sanksi terhadap penyedia barang/jasa dan konstruksi atau blacklist akan terus dilaksanakan, dalam pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Marzuqi.

Menurutnya, penerapan sanksi diharapkan dapat menjadi perhatian. Sehingga dalam melaksanakan pekerjaan selalu menjaga kualitas pekerjaan dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Bupati berharap, penyedia barang/jasa dan konstruksi dapat melaksanakan tugas kemitraan dengan sebaik-baiknya. (ZA/AM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :