Sukseskan Program MP3EI, Masyarakat Diajari Manajemen Bisnis Online

oleh
Telkom Kudus ISKNEWS.COM
Foto: Kegiatan IndiHome Gathering and Community Witel Kudus di Hotel Griptha Kudus, Kamis (26-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Besarnya peran internet sebagai penggerak perekonomian di Indonesia. Pada Kamis (26-04-2018), Telkom Kudus melakukan kegiatan IndiHome Gathering and Community Witel Kudus yang dilaksanakan di Hotel Griptha.

Dengan mengusung tema Ceria Bersama IndhiHome Menuju Masyarakat Digital, puluhan peserta nampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Pada kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Universitas Muria Kudus, Omah Dongeng Marwah dan puluhan peserta.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mensukseskan Masterplan Percepatan, Perluasan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Besarnya peran internet dalam menggerakkan perokonomian di negeri ini, mendorong kami untuk mengadakan kegiatan sharing tentang manejemen bisnis di era digital seperti ini,” kata Budi Widodo, General Manager Telkom Kudus.

TRENDING :  Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-20 dan Pameran Produk Inovasi 2015 di Lawang Sewu

Diungkapkan Budi, sapaan karibnya, bahwa banyaknya pengguna internet dan tingginya kebutuhan masyarakat akan akses internet dan sosial media, menjadi peluang emas bagi masyarakat untuk berwirausaha maupun mengembangkan usahanya secara online.

Dengan sistem online, masyarakat dapat memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas. Selain itu, masyarakat tidak perlu bertatapan langsung untuk melakukan transaksi jual beli. Sehingga cara ini dirasa lebih effektif dan efisien.

Untuk memperdalam kajian mengenai bisnis digital ini, Telkom Kudus mendatangkan Tomi Arnovans sebagai narasumber. Dengan senang hati, Tomi membagikan pengalamannya dalam menjalani dan memanajemen bisnis onlinenya.

TRENDING :  Pemkab Diminta Bangun Menara Telekomunikasi

“Kunci dari bisnis online adalah rajin posting produk yang kita jual. Minimal tiga kali postong dalam sehari dan harus dilakukan secara konsisten. Dengan begitu teman pengguna sosial media kita, akan hafal dan paham dengan produk yang kita jual. Tenang saja untuk prospek berjualan secara online masih terbuka luas bagi siapapun yang ingin terjun dan menekuninya,” kata Tomi.

Dirinya juga menegaskan, saat memulai bisnis online penjual harus selektif menentukan sasaran dan lingkup produk yang akan dijualnya. Hal tersebut sangat penting bagi perkembangan bisnis untuk kedepannya.

TRENDING :  Inovasi Singmantap Masuk 10 Terbaik Penghargaan Inovasi Geospasial 2017

Hadirnya kegiatan semacam ini disambut hangat oleh berbagai pelanggan internet yang hadir, salah satunya  adalah Yudi Bintoro, pria asal Cepu ini mengaku jika kegiatan ini mampu mengubah pola pikirnya tentang internet. Setelah mendapatkan wawasan manajemen bisnis online, kini dirinya berkeinginan untuk mengembangkan pemasaran produknya secara online.

Manager Customer Service Telkom Kudus, Hirmang, berharap acara ini mampu menjadi wadah bagi pelanggan untuk sharing pengalamannya dan mengispirasi peserta untuk memanfaatkan internet sebagai lahan marketing yang profit. (NNC)

KOMENTAR SEDULUR ISK :