Sapa Pagi ISK – “Bersyukur Buruh”

by
Sedulur ISK
Buruh sebuah pabrik rokok (Foto: YM)

Sedulur ISK, sebagai kota industri, Kudus kita tercinta ini juga dikenal sebagai kota buruh. Ya karena banyak tenaga kerja di wilayah ini terserap di industri rokok disamping juga beberapa perusahaan manufaktur yang lain sebagai buruh di sektor ini.

Sebagai kota kretek dari total jumlah tenaga kerja di Kudus sekitar 140 ribu orang, sekitar 60 ribu orang terserap di sektor industri rokok sebagai buruh.

TRENDING :  BAHAN ES TEBU TERNYATA DIDATANGKAN DARI LUAR KUDUS

Apapun patut di syukuri ada pabrik-pabrik besar disekitar kita, tak jauh dari tempat tinggal kita dan kita dapat bekerja disana meski hanya sebagai buruh.

Sedulur sebagai buruh kadang kita lebih banyak mengeluh, karena kita terlampau sering melihat ke atas, kita tak akan bisa menikmati hidup dan merasakan anugerah Allah, bila terlalu sering ngelihat ke atas.

Sedulur kita juga mesti melihat ke bawah. Jangan hanya melihat orang-orang yang hidupnya lebih wah dari kita, lihat orang-orang yang susah mencari kerja.

TRENDING :  Sapa Pagi ISK - "Harapan"

Menurut survey 2016 lalu, buruh di Indonesia itu punya “tingkat kebahagiaan bekerja” nomor satu di Asia. Mereka adalah buruh yang paling optimis dalam melihat prospek kerja dalam kurun waktu 6 bulan ke depan.

TRENDING :  Semua berawal Dari Hal Yang Terkecil
KOMENTAR SEDULUR ISK :