Sapa Pagi  ISK – “Hidup Bertetangga”

by
suasana pemukiman di kawasan Muria Colo Dawe Kudus (foto : YM)

 

Sedulur ISK, bertetangga berarti membangun akhlak positif dengan orang yang hidup di sekitar rumah tinggal kita. Ada tetangga dekat, ada pula tetangga jauh. Tidak ada batasan pasti tentang siapa sajakah yang dapat disebut tetangga.

Mungkin untuk sekadar ancar-ancar dalam sebuah kesepakatan umum, bahwa tiap empat puluh rumah adalah tetangga-tetangga, yang di depan, di belakang, di sebelah kanan, dan di sebelah kiri.

TRENDING :  ​Teater Djarum Pentaskan “Petuah Tampah” di Omah Petroek

Ada banyak ragam tetangga, ia bisa saja muslim, non muslim, orang saleh maupun sebaliknya, teman ataupun lawan, bisa senegara bisa orang asing, bisa orang yang memberi manfaat maupun yang memberi mudharat. Apapun, mereka adalah tetangga kita.

Tetangga adalah  mereka yang turut andil membangun kebahagiaan kita. Karena itu, terkadang sebelum memilih tempat tinggal, orang biasanya melihat siapa yang akan menjadi tetangga kita.

TRENDING :  Ngabuburit ala Pak Bupati Kudus

Setelah bertetangga, ada kewajiban yang yang harus kita pikul, yaitu berbuat baik kepada tetangga, yang jauh maupun dekat sama pentingnya dengan berbuat baik kepada ibu bapak, yatim piatu dan orang miskin. Dan ini berlaku untuk siapapun tetangga kita.

TRENDING :  ​Karang Taruna Kabupaten Kudus bagikan 2000 bibit Cabe
KOMENTAR SEDULUR ISK :