70 Pelajar Hanyut Dalam Suasana Ngopi yang Seru

oleh
70 Pelajar Hanyut Dalam Suasana Ngopi yang Seru
Foto: Acara santunan anak yatim oleh LPP Insan Cendekia, Kamis (7-6-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Kudus, ISKNEWS.COM – 70 puluh pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Kudus, Kamis (7-6-2018) melakukan kegiatan Ngobrol Asyik Pelajar Islami (Ngopi) di Aula SDIT Al Islam Kudus. Mengangkat tema Lebaran Keren di Media Sosial, puluhan pelajar ini hanyut dalam suasana pembelajaran islam yang menarik, asyik dan edukatif.

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Insan Cendekia (LPPINCA) yang bekerjasama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ini, berhasil merangkul para generasi muda untuk menjadi generasi yang kekinian namun tetap islami.

“Masalahnya, kalau anak-anak sekarang disuruh datang ke acara ngaji agak susah. Sehingga, kami berupaya mengemas acara dan menyingkat namanya agar menarik perhatian generasi muda,” kata Ketua LPPINCA, Alfi.

TRENDING :  AKP Sartono Gantikan AKP Mardi Susanto Sebagai Kapolsek Mejobo

Tidak hanya nama kegiatannya yang menarik, Alfi mengungkapkan, bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan ngopi ini selalu disesuaikan dengan tren kehidupan anak muda.

70 Pelajar Hanyut Dalam Suasana Ngopi yang Seru
Foto: Penjelasan tips fotografi oleh Izzudin Al Qosam diacara ngopi, Kamis (7-6-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Seperti kegiatan ngopi yang dilaksanakan pada Kamis (7-6-2018) yang mengangkat tema Lebaran Keren di Media Sosial, dengan narasumber Izzudin Al Qosam. Dalam kegiatan tersebut peserta diajak untuk menggunakan media sosial secara bijak.

“Media sosial merupakan wadah untuk berbagi kisah kehidupan, sudah selayaknya dimanfaatkan secara bijak. Media sosial bukan hanya sarana untuk pamer lagi nongkrong di kafe atau jalan ke suatu tempat. Lebih dari itu, gunakan media sosial sebagai sarana untuk mencerdaskan orang lain yang melihatnya,” tutur Izzudin.

TRENDING :  Bupati Pati Haryanto Canangkan Gernas Baku

Diakuinya, sebagai generasi muda yang kekinian memang tidak bisa dilepaskan dari pengaruh media sosial. Meskipun begitu, Izzudin menghimbau agar anak zaman now tidak boleh ketergantungan dengan teknologi. Karena dapat berdampak pada penurunan fungsi otak.

Pada kegiatan ini, ia juga membagikan beberapa tips fotografi kepada para peserta. Dengan sedikit gambaran mengenai dunia fotografi ini, diharapkan peserta dapat mengambil dan mengabadikan momen lebaran dengan baik.

TRENDING :  Kudus Indonesia Gemstone tahun 2015

“Setelah berhasil mengabadikan momen lebaran terbaik. Jangan lupa untuk memberikan caption yang baik pula. Dengan begitu, kalian telah berhasil memanfaatkan media sosial secara positif,” tegasnya.

Diakhir kegiatan Ngopi dilakukan pengumuman hasil lomba Doodle Ied Mubarok yang dilaksanakan 21 Mei 2018. Setelah pengumuman lomba acara diakhiri dengan berbuka bersama dan santunan kepada 24 anak yatim di Kudus. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :