820 Orang di Kudus Ikuti UNBK Kejar Paket C

oleh
Suasana pasca mengerjakan soal-soal UNBK paket C di SMK Assaidiyah Kudus (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) program kesetaraan paket C di Kabupaten Kudus diikuti sebanyak 820 siswa pusat belajar kegiatan masyarakat (PKBM).

“UNBK paket C telah memasuki hari ketiga pada Senin (15/4/2019). Mereka dibagi di tujuh lokasi pelaksana UNBK, yaitu SMK Assaidiyyah 1, SMA 2 KDS, SMA 2 Bae, SMA 1 Bae, SMA 1 Gebog, SMK Duta Karya, SMA 1 Mejobo,” jelas Plt Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten M Zubaidi, saat ditemui awak media saat monitoring pelaksanaan UNBK di SMK Assaidiyah, Senin (15/4/2019).

TRENDING :  Masjid Darussalam ; Unik dan Menarik

Dijelaskan Zubaidi, Ada 14 PKBM di Kudus yang mengikuti, diantaranya PKBM Karang Turi, PKBM Mandala, PKBM Sejati, PKBM Mekar Jaya, PKBM Yoi Nusantara, PKBM Srabi Madya, PKBM Tanjung Arum, PKBM Utomo, PKBM Utomo, PKBM Arum Jati, PKBM Gotong Royong, PKBM Kumbang Sakti, PKBM Wijaya Kusuma, PKBM Intan Prima Mandiri, dan PKBM Harapan.

UNBK kali ini, lanjut Zubaidi, merupakan kali kedua untuk pendidikan kesetaraan di Kabupaten Kudus. PKBM Sejati Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati ditunjuk sebagai penyelenggara UNBK tahun ini.

TRENDING :  Lansia di Kudus Terima Bantuan Paket Sembako

Satu PKBM ini menjadi induk dari 13 PKBM lain karena satu-satunya yang telah terakreditasi B. ”Meskipun pendidikan kesetaraan, tapi pelaksanaan ujiannya sudah berbasis komputer, sehingga hasilnya sesuai dengan kemampuan dan tidak bisa nyontek,” ujarnya.

Dikatakannya, Peserta UNBK paket C umumnya sudah bekerja, dan mereka mengajukan izin dari tempat bekerja untuk pelaksanaan ujian. Dalam sehari, peserta mengerjakan dua mata pelajaran dengan dua sesi pelaksanaan.

TRENDING :  74 Peserta Siap Bersaing, Rebutkan Gelar Duta Wisata Kudus 2018

Anna Rita, Ketua PKBM Sejati menyampaikan, saat ini pelaksanaan ujian bagi peserta pendidikan kesetaraan lebih tertib. Bahkan, seluruh administrasi yang harus dikerjakan sama dengan sekolah formal, sehingga panitia maupun pelaksanaan tetap tertib dalam melaksanakan UNBK.

”UNBK paket C hampir sama persis dengan UNBK sekolah formal. Jadi pengawas ujiannya juga silang,” jelasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :