Melalui Sosialisasi Bupati Tilik Desa Program Bedah Rumah Berjalan Maksimal

Melalui Sosialisasi Bupati Tilik Desa Program Bedah Rumah Berjalan Maksimal

Kudus, isknews.com – Langkah-langkah sosialisasi ketentuan dan persyaratan program bantuan sosial bedah rumah, agar berjalan dengan maksimal, antara lain dilakukan melalui acara Bupati Tilik Desa, atau saat bupati mengadakan kunjungan ke desa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Noryasin menyampaikan hal itu, Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Senin (09/09), di ruang paripurna. Rapat dengan agenda Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kudus, atas Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2017 itu, dipimpin oleh Ketua DPRD Kudus, Masan.

Hadir dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kudus, Masan, Sekda Noryasin, mewakili bupati, unsur forkompinda, kepala OPD, pejabat struktural dan 32 dari 45 anggota dewan.

Dijelaskan oleh Noryasin, selain melalui acara Bupati Tilik Desa, dimana pada saat itu rakyat melapor tentang adanya rumah warga yang perlu dibedah, juga sosialisasi melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa, kecamatan dan kabupaten.

Baik dalam Musrenbang maupun Bupati Tilik Desa, harus melibatkan semua elemen masyarakat, mulai dari camat, koramil, Polsek dan tokoh masyarakat, relawan-relawan sosial yang ada di desa dengan harapan program berjalan lancer, sesuai harapan. “Langkah terakhir, monitoring dan evaluasi, baik sebelum maupun sesudah program dilaksanakan.”

Sekda menegaskan, program bantuan sosial bedah rumah, rehabilitasi daerah kumuh untuk bedah rumah TA 2017 ini, diberikan berdasarkan usulan proposal dari warga yang kurang mampu. “Usulan itu diajukan melalui kepala desa dan camat.”

Terkait dengan program bedah rumah, Pemkab Kudus serius dalam merealisasikannya. Sebanyak 245 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kudus akan mendapatkan bantuan program bedah rumah di tahun 2017 ini.

Dengan alokasi anggaran sekitar 3,6 miliar. Program bedah rumah diharapkan dapat membantu meringankan warga kurang mampu. Bentuk sasaran fisik pengerjaan adalah pembongkaran bangunan rumah.

Kegiatan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) merupakan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus tahun 2017 dengan memberikan bantuan anggaran dana sebesar Rp 15.000.000,- / rumah.

Tujuan dari program bedah rumah adalah untuk membantu meringankan beban warga yang tidak mampu sehingga memiliki tempat tinggal yang sehat dan layak huni. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  DKK dan RSU Diminta Berikan Pelayanan Terbaik

Share This Post