AI Anggota DPRD Kudus Bantah Digerebek Polda Jateng Saat Pesta Sabu

Kudus, isknews.com – Warga Kudus dua hari terakhir ini digegerkan beredarnya kabar penggerebekan salah seorang anggota DPRD Kudus berinisial AI. Karena diduga menggelar pesta sabu di salah satu perumahan yang ada di Semarang, bersama dengan seorang wanita berinisial VA beberapa waktu lalu. Tidak hanya di media sosial dan portal media online resmi saja, kabar tersebut juga menjadi perbincangan panas masyarakat luas.

Kabar itu mulai ramai diperbincangkan setelah salah satu portal media online di Semarang memberitakan kabar penggerebekan salah satu anggota DPRD Kudus berinisial AI, yang juga salah satu ketua komisi. Dalam pemberitaan disebutkan AI diduga menggelar pesta sabu bersama perempuan berinisial VA pada Sabtu (4/6) pagi.

Baca Juga :  Galian Kaber Optik di Jalan Ekapraya Rendeng dihentikan Warga Sekitar

Disebutkan dalam pemberitaan itu, saat penggerebekan tidak ditemukan barang bukti sabu, tapi polisi menemukan bong (alat penghisap) sabu dan perempuan yang berinisial VA itu dinyatakan positif saat dilakukan tes urine.Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya dan penasaran akan kebenaran kabar yang sudah beredar luas tersebut.

Sementara itu yang bersangkutan AI saat dikonfirmasi isknews.com menyanggah kabar yang sudah beredar luas tersebut. Sampai saat ini dirinya masih baik-baik saja dan masih melakukan kegiatan kedewanan yaitu melakukan kunjungan kerja di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. ”Tidak ada hal atau kejadian saya digerebek atau ditangkap karena mengkonsumsi apapun,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Dia Isi Koper Misterius Diduga Bom

AI menjelaskan, sejak hari Jumat (3/6) hingga Minggu (5/6) dirinya masih mengikuti kegiatan kedewanan yaitu workshop. Tepatnya di hotel Dafam Pekalongan dan hingga hari ini juga masih bekerja normal melakukan kunjungan kerja.

”Saya berharap pemberitaan miring ini bisa secepatnya berlalu, karena kabar itu sama sekali tidak benar. Tidak ada penggerebekan atau penangkapan yang menimpa saya. Intinya saya masih normal dan tahu aturan serta norma yang berlaku, sehingga tidak mungkin melakukan hal itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Kudus, Setiap 1 Minggu Terjadi 2 Kasus Curanmor

AI juga menegaskan, kabar yang beredar hanya isu dan tidak terbukti kebenarannya. Pihak Polda Jateng, katanya, juga sudah membantah kabar tersebut. ”Saya mohon doanya saja agar cobaan ini segera berlalu dan semua kembali berjalan normal,” pungkasnya. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?