Akan Dibangun 2017 Jembatan Baru Di Karangsambung Bae Kudus

Akan Dibangun 2017 Jembatan Baru Di Karangsambung Bae Kudus

Kudus, isknews.com – Usulan Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, mengenai pembangunan Jembatan Karangsambung, akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, pada tahun anggaran (TA) 2017 ini, akan membuatkan jembatan yang baru, pengganti jembatan lama yang akan dibongkar total. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jembatan sepanjang sekitar 100 meter lebih itu, sekitar Rp 10 miliar lebih.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Sam’ani Intakoris, melalui Kepala Seksi (Kasie) Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan, Teguh Adi, yang dihubungi isknews.com, Senin (20/03), membenarkan hal itu. Menurut dia, pembangunan Jembatan Karangsambung itu, prosesnya sudah pada tahap perencanaan. Untuk pelaksanaannya, menunggu pencairan anggaran, karena hingga kini anggaran pengadaan pembangunan insfratuktur yang bersumber dari APBD Kabupaten Kudus TA 2017, belum cair. “Selain Jembatan Karangsambung, ada sejumlah jembatan yang juga akan dibangun. Pelaksanaannya masih lama, karena belum lelang.”

Dia menjelaskan, karena ukuran Jembatan Karangsambung lebih panjang daripada Jembatan Singocandi, anggarannya pun dipastikan lebih besar. Kalau jembatan Singocandi dengan ukuran panjang 40 meter, menghabiskan anggaran Rp 7 miliar, maka Jembatan Karangsambung yang ukuran panjangnya 100 meter lebih, diperkirakan menelan beaya sebesar Rp 10 miliar lebih. “Kalau sumber dana, bisa dari mana, tidak hanya dari APBD Kabupaten, Contohnya dari Bangub, DAK, atau bisa juga dari dana DBHCHT.”

Seperti diberitakan di isknews.com, Pemerintah Desa Bae, pada Musrenbang Tingkat Kecamatan Bae, TA 2016, mengusulkan agar jembatan di Dukuh Karang Sambung, Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, dibongkar total dan diganti dengan jembatan baru. Alasannya dilihat dari kondisi bangunannya, jembatan yang dibangun pada Zaman Belanda itu, sudah tidak layak pakai. Padahal keberadaan jembatan itu sangat vital dan dibutuhkan oleh masyarakat, karena menjadi penghubung dua desa dan dua kecamatan, yakni antara Desa Bae, Kecamatan Bae dan Desa Besito, Kecamatan Gebog. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Penyediaan Lahan Sabuk Hijau Waduk Logung Diserahkan Pemerintah Pusat

Share This Post

Post Comment

*