Akhirnya Jalan Akses Kutuk – Glagahwaru Di Bangun

Kudus, isknews.com – Setelah sekian lama jalan penghubung antara Desa Kutuk dengan Desa Glagahwaru Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus yang sebelumnya rusak parah, kini jalan akses penghubung dua Desa Kutuk dan Desa Glagahwaru itu kini dibangun Selasa, (23/8).

Rehabilitas Pemeliharaan Jalan (Bangub) atau Pembagunan Jalan dilakukan dengan cara di beton dengan ketebalan 20 cm, dengan lebar 4 meter, dan panjang kurang lebih 700 meter itu dibangun dengan Anggaran Pendapatan, Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran 2016 yang digelontorkan oleh Dinas Bina Marga, Pengairan, Energi dan Sumber Daya Mineral (BPESDM) Kabupaten Kudus dianggarkan sebesar Rp. 1.958.666.000.

Terkait dari pembangunan jalan akses menuju Desa Kutuk Kepala Desa Kutuk Supardiyono, S.Pd saat ditemui oleh isknews.com Senin, (21/8) kemarin membenarkan hal itu bahwa jalan akses penghubung antara dua desa Kutuk dan Glagahwaru itu dibangun dengan cara dibeton yang kurang lebih sepanjang 700 meter atau full. Dengan adanya pembangunan jalan ini masyarakat Desa Kutuk senang atas pembangunan jalan tersebut.

Baca Juga :  Naskah Soal UN 2016 Masih Ditemukan Permaslahan

“Memang benar jalan akses penghubung antara desa Kutuk dengan desa glagahwaru itu kini dibangun dengan cara dibeton yang dianggarkan dari APBD Kabupaten Kudus, dengan adanya pembangunan ini masyarakat tentunya senang bahwa jalan yang menjadi akses rutinitas aktifitas sehari – hari ke pasar, ke sekolah itu dibangun” terangnya.

P5200194

Jalan akses penghubung Desa Kutuk dan Desa Glagahwaru rusak parah dan banyak genangan air dan berlubang tahun kemarin. Foto : Redaksi ISK

Sebelum dibangun jalan akses menuju desa Kutuk itu memang parah sebagaimana yang sebelumnya pernah diberitakan oleh isknews.com tahun lalu jika memasuki musim penghujan terdapat genangan dimana – mana, berlubang, dan tak jarang kendaraan yang amblas serta sering merusak kendaraan.

Baca Juga :  Pasar Ngembal Rejo :Dibuatkan Mushola dan MCK Sederhana Dulu

Dengan dibangunnya jalan tersebut masyarakat desa Kutuk itu nantinya jika hendak ke pasar tidak usah mencari jalan putar untuk menuju ke pasar dengan jarak yang jauh tentunya.

Sementara itu, Dari Koordinator lapangan dari proyek pembangunan jalan tersebut Giyanto saat ditemui oleh isknews.com mengatakan “lamanya pengerjaan jalan ini kurang lebih 90 hari, akan tetapi dalam lamanya itu tergantung dari kondisi cuaca yang berada dilokasi. jika dilokasi kondisinya mendukung pengerjaan bisa cepat selesai dan tepat pada waktunya namun jika tidak maka sebaliknya” ungkapnya.(SM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?