Akibat Kerusuhan Suporter, Persiku Terancam Terkena Sanksi Tak Boleh Jadi Tuan Rumah

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Kerusuhan suporter saat pertandingan Piala Soeratin 2017, yang mempertemukan Persiku Kudus melawan Persijap Jepara, Rabu (29/03/2017), nampaknya bakal berbuntut panjang. Pasalnya, akibat kejadian itu pihak tuan rumah dipanggil Asprov PSSI Jateng. Tim Persiku terancam tidak diperbolehkan menggelar pertandingan di kandang.

TRENDING :  Sukun Spirit of Sport Mendukung Olah Raga Wall Climbing UMK

Informasi yang dihimpun isknews.com dari manajemen Persiku, rencananya pada Sabtu (01/04/2017) Asprov akan meminta penjelasan terkait insiden bentrokan. Diketahui dalam bentrokan menyebabkan rusaknya dua kendaraan dari Persijap Jepara dan gedung GOR Bung Karno.

TRENDING :  Usai Kalahkan Persijap Yunior, Persiku Yunior Diguyur Bonus Dari Bupati Kudus

Rusaknya mobil yang mengangkut para pemain Persijap lantaran lemparan batu yang dilakukan suporter dari Jepara. Saat itu dua orang diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit.

Apabila nantinya Asprov menjatuhkan hukuman larangan menggelar pertandingan di kandang, tentunya hal itu menjadi kerugian tersendiri bagi tim. “Kami berharap tidak ada sanksi, karena insiden bentrokan terjadi karena ulah suporter tamu sendiri,” ujar Bagas salah satu pendukung Persiku.(MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*