Aksi Damai FKMDM Terkait Jalan Lingkar Utara : Penataan Sertifikat Warga Jangan Tebang Pilih

by

Kudus, isknews.com – Forum Komunikasi Masyarakat Desa Mijen (FKMDM), siang tadi kembali melakukan aksi unjuk rasa terkait kasus tukar guling sawah benkok desa Mijen, dan penataan sertifikat untuk warga terdampak proyek jalan Lingkar Utara Mijen-Klumpit Kaliwungu Kudus, Selasa, (11/10).

Aksi damai diawali pada sekitar pukul 11.00 dan hanya berlangsung kurang lebih 45 menit, berlangsung di Balai Desa Mijen Kaliwungu Kudus, dalam aksinya Forum Komunikasi Masyarakat Desa Mijen yang di koordinatori oleh Fauzan Akbar dengan membentangkan poster bertuliskan “Rakyat menggugat jilid 2”.

Dengan adanya pembukaan blokiran lingkar Utara Mijen terkait pembangunan jalan, maka Kami selaku ketua FKMDM menyatakan dengan tegas bahwa pembukaan blokade adalah perbuatan ” SEPIHAK” Yang dilakukan oleh oknum pejabat yang dzolim dan sebagian warga yang penghianat. Oleh karenanya dengan pemblokiran sepihak ini segera akan kami laporkan ke Polda Jateng dan kejaksaan tinggi Semarang hari ini juga. Karena selaku koordinator warga saya sudah dikhianati, sampai ke neraka sekalipun akan kami kejar, bagaimanapun tanah itu adalah hak kami, demikian rilis awal yang dikirim ke media ini terkait pelaksanaan aksi damai siang tadi.

Dalam orasinya FKMDM menuntut kepada pemerintah desa, untuk segera menuntaskan kasus tukar guling sawah bengkok Desa, penataan sertifikat tanah jangan tebang pilih, mengembalikan semua penataan sertifikat sesuai dengan peta lama, “Dengan adanya tukar guling aset desa yang berupa bengkok/sawah Desa yang telah dilakukan oleh oknum pejabat Pemerintah Desa Mijen yang sampai saat ini masih belum selesai, terkatung-katung, dibiarkan dan terkesan saling lempar tanggung jawab dan hanya mementingkan keuntungan secara pribadi melupakan kepentingan umum dan seluruh warga desa Mijen,” ujarnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :