Aksi Damai LMP Dan KPMP di Gedung Dewan: Dewan adalah Simbol Dan Citra Rakyat Kudus, Karenanya Tidak Boleh Salah Dimata Hukum

Aksi Damai LMP Dan KPMP di Gedung Dewan: Dewan adalah Simbol Dan Citra Rakyat Kudus, Karenanya Tidak Boleh Salah Dimata Hukum

Kudus, isknews.com – Terkait tertangkapnya ketua komisi C DPRD Kabupaten Kudus dalam dugaan keterlibatan pada penyalahgunaan narkoba, sekelompok elemen masyarakat pagi tadi melaksanakan aksi damai di depan halaman gedung DPRD Kabupaten Kudus, Kamis (28/7) .  Aksi yang digelar pagi itu merupakan gabungan dari dua elemen masyarakat, yakni Ormas Laskar Merah Putih (LMP) dan LSM Komando Pejuang Merah Putih (KPMP)  yang diikuti sekitar 30 orang yang sebagian besar kedua anggota organisasi itu menggunakan atribut kebesaran mereka seragam loreng merah dan putih.

Dalam aksinya mereka membentangkan poster yang bertuliskan, “Jangan Kau racuni Kudus dengan Narkoba”, “Keluarga besar LMP markas cabang Kudus anti Narkoba” dan “Narkoba setan neraka”, kemudian para pengunjuk rasa menggelar orasinya secara bergantian, salah seorang orator yang juga ketua ormas LMP, Abraham menyampaikan, “kami atas nama LMP (Laskar Merah Putih) menuntut kepada anggota DPRD Kab Kudus yang terlibat Narkoba agar di pecat, sebagai Wakil rakyat kami percaya kepada anggota Dewan tapi kami mohon kepercayaan rakyat jangan disalahgunakan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab yang bisa mencemari nama baik Anggota Dewan dan warga Kudus, kami menuntut kepada DPRD Kudus untuk segera menggelar tes urin kepada seluruh wakil rakyat” ujarnya.

Pada pukul 10.45 WIB perwakilan para pengunjukrasa ± 10 orang diterima di lobby lantai dua gedung DPRD Kudus, untuk menyampaikan aspirasinya, dan mereka diterima oleh tiga orang wakil ketua Dewan, Ilwani, Nur Hudi dan Dedy Prayogo. Para pengunjuk rasa satu demi satu menyampaikan aspirasinya, menyikapi suasana paska penangkapan wakil mereka Agus Imakudun yang disangka terlibat dalam penyalah gunaan sabu.

Bin Subiyanto, juru bicara dari LSM KMKP menyampaikan, “Informasi tentang tertangkapnya anggota DPRD Kudus Agus Imakuddin oleh BNN sàat menggunakan narkoba sangat mengecewakan rakyat kudus karena anggota DPRD adalah simbol dan citra rakyat Kudus, oleh karenanya anggota dewan tidak boleh salah (di mata hukum), dan bila melakukan kesalahan maka konsekuensinya adalah harus dipecat, ” katanya yang didukung pengunjuk rasa lainnya.

Dirinya juga sempat menyesalkan ketidak hadiran ketua DPRD Masan dalam aksi tersebut, “Sebagai wakil rakyat, sudah seharusnya saudara Masan lebih memilih menemui rakyatnya, dan bukan malah memilih menemui Bupati,” tambah Bin Subiyanto yang dikenal sebagai aktifis gaek di kota kretek ini.

Sementara itu Abraham Lukman, ketua ormas LMP menyampaikan resolusinya, “Mempertanyakan tindakan apa yang aka diambil oleh ketua DPRD Mas’an setelah anggota DPRD terbukti menggunakan narkoba, Meminta agar Narkoba di Kabupaten Kudus di berantas karena akan merusak generasi bangsa, serta segera dilaksanakannya tes urin bagi seluruh anggota Dewan, bahkan dirinya dan seluruh anggota Ormas LMP pun siap dilakukan uji tes urin,” ujarnya.

Ilwani yang mewakili koleganya anggota dewan menanggapi aspirasi kedua lembaga tersebut menyampaikan, “Dirinya atas nama pemerintah dan anggota Dewan sebagai wakil rakyat yang bekerja di DPRD Kab Kudus melaksanakan tugas dan tanggung jawab harus berdasarkan tatanan hukum dan aturan tata tertib  yang berlaku di DPRD Kudus, Tes urine di DPRD pasti akan dilaksanakan di DPRD Kudus kepada seluruh anggota Dewan tinggal kita menunggu waktunya, namun sepertinya akan dilaksanakan besok (Jum’at, 29/7) karena surat dari sekretariat DPRD Kudus sudah dilayangkan ke kantor Badan Narkoba Nasional Provinsi Jawa Tengah) dan sinyal yang kami peroleh Insya Allah besok akan segera di gelar tes urin, silahkan anda semua hadir disini untuk mengawasi jalannya pelaksanaan tes urin nanti,” Katanya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Akhirnya Haryanto – Saiful Arifin Resmi Dilantik Gubernur Jateng

Share This Post