Alasan, Mengapa Gang di Desa ini Diberi Nama Pewayangan

oleh
Foto: Gang Arjuno di Desa Jati Wetan yang menggunakan nama pewayangan, Jumat (13-07-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Kudus, ISKNEWS.COM – Barisan gang di Desa Jati Wetan, tergolog unik. Tak seperti gang pada umumnya. Nama gang di sepanjang Jalan Agil Kusumadya ini menggunakan nama-nama tokoh pewayangan. Dari Arjuno, Seno, Sombo, Abiyoso hingga Kresna ada di sana.

Tak hanya unik, nama ini ternyata memiliki kisah yang menarik. Menurut cerita yang beredar di masyarakat nama pewayangan ini dipilih sebagai wujud kecintaan masyarakat Desa Jati Wetan terhadap budaya jawa dan bentuk ‘nguri-nguri budaya jawa’.

TRENDING :  Jati Wetan Targetkan Juara I Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kudus

Kepala Desa Jati Wetan, Sutiyono, yang ditemui isknews.com pada Jumat (13-07-2018) mengungkapkan pemberian nama pewayangan pada gang-gang di desanya baru-baru saja dilakukan.

“Ide itu muncul pada masa kepemimpinan Sampriyadi sebagai Kepala Desa Jati Wetan di tahun 1972. Dahulu, ia pernah melakukan observasi mengenai kebudayaan yang ada di Desa ini ditemukan fakta bahwa sebagain besar penduduknya menjadi pendalang,” ungkapnya.

TRENDING :  Prihatin Kondisi Bangsa Bupati Wejang Peserta MTQ

Dikatakannya, dari hasil observasi tersebut, Sampriyadi terinspirasi untuk memberikan nama gang di Desa itu dengan nama tokoh-tokoh pewayangan. Hal ini didasari oleh keinginannya untuk melestarikan budaya jawa agar tidak lekang dimakan zaman.

Untuk pemberian nama wayangnya dilakukan pada kisaran tahun 1973. Namun sayangnya, berjalannya waktu profesi tersebut sudah tidak diminati lagi oleh masyarakat. Hingga kini tidak ada lagi penduduk yang berprofesi sebagai dalang.

TRENDING :  Masih Teka Teki Siapa Pengganti Sekda Kudus

Tak hanya gang yang diberinama pewayangan. Sampriyadi juga melakukan perubahan nama dusun yang ada di Desa Jati Wetan.

“Saat ini dusunnya ada tiga yakni, Jati mulyo, Jati rejo dan Jati sentosa. Dahulunya, dusun Jatimulyo berasal dari dukuh Karangmetu. Bagitupun dengan dusun Jatirejo yang awalnya bernama dukuh Ngundang dan dusun Jati sentosa terdiri dari beberapa dukuh Tanggulangin, Gendok Barisan,” tutup Sutiyono. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :