Ali Mahir : Rumah Sakit Swasta Jangan Anak Tirikan Pasien BPJS

Ali Mahir : Rumah Sakit Swasta Jangan Anak Tirikan Pasien BPJS

KUDUS, isknews.com – Anggota Komisi IX DPR RI Ali Mahir, mengatakan, rumah sakit (RS) swasta tidak boleh menganak tirikan pasien peserta BPJS. Dia menyampaikan hal itu, saat menjadi narasumber, dalam acara Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh Perwakilan Cabang BPJS Kesehatan Kabupaten Kudus, Senin (08/8), di hotel @home.
Narasumber lain dalam acara yang dihadiri SKPD terkait, pimpinan RS negeri dan swasta, wakil perusahaan, tokoh masyarakat, awak media dan LSM se Kabupaten Kudus itu, , Guna Setiyawan, sedangkan sebagai moderator Daud Pujangga, keduanya dari Perwakilan Cabang BPJS Kudus.
Menurut Ali Mahir, ada perbedaan mengenai pelayanan pasien BPJS oleh RS swasta dan RS negeri. Kalau RS swasta sudah jelas untuk pelayanan pasien BPJS dibeayai sendiri oleh RS yang bersangkutan, sedangkan RS negeri dibeayai oleh anggaran pemerintah. Meskipun demikian, karena sudah ada kesediaan kerjama dengan BPJS Kesehatan, RS swasta yang menerima pasien BPJS diminta untuk tetap mengedepankan pelayanan yang baik kepada pasien BPJS tersesebut, baik menyangkut pengobatan, perawatan dan fasilitas yang standart. “Minimal pelayanan kesehatan dasar, terpenuhi dan tidak membeda-bedakan dengan pasien non BPJS.”
Menanggapi usulan Kepala RS Mardi Rahayu, Kudus, yang meminta agar besaran klaim pasien BPJS di RS swasta dilakukan perbedaan dengan RS negeri, yang dinaikkan sebesar 5%, dikarenakan RS swasta harus membeayai sendiri, pihaknya menyayakan mendukung dan akan membawa masukan tersebut dalam rapat Komisi IX DPR RI. “Ya memang harus ada perbedaan antara RS swasta dan RS negeri, karena kalau disamakan, akan memberatkan RS swasta.”
Sementara itu, terkait dengan data kepesertaan BPJS Kesehatan, Guna Setiyawan, menjelaskan, BPJS mendata berdasarkan usulan dari bawah, yakni mulai dari tingka RT, kepala desa, kabupaten, provinsi yang kemdian diajukan ke Kementrian Kesehatan RI untuk dilegimitasi. “Jadi BPJS Kesehatan hanya pengguna data yang diusulkan, bukan pencari data.(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Hardy Cahyana," Jika Terjadi Fire Bantu Kami Untuk Tidak Menonton Dengan Menghalagi Jalan Masuk Kami "

Share This Post