Bappelitbangda Kudus Temukan 7 Merek Garam Tidak Sesuai Standar

Kudus, ISKNEWS.COM – Hasil uji laboratorium kadar yodium yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitan dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) terhadap puluhan sampel garam yang beredar di Kudus, ditemukan tujuh merek garam yang tidak sesuai standar yang ditetapkan yakni 30 ppm.

Kabid Pemerintahan Sosial dan Budaya, Bappelitbangda Kudus, Abdjad Atfiyah mengatakan pihaknya telah melakukan pengambilan dan pengujian 28 sampel merek garam yang belum teruji, yang beredar di sejumlah pasar tradisional dan warung di 10 Desa Percontohan GAKY di Kabupaten Kudus.

Pengecekan kadar yodium pada sejumlah merek garam yang beredar di Kudus oleh Bappelitbangda. (Istimewa)

Adapun 10 Desa Percontohan yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah Jojo, Hadiwarno, Temulus, Kirig, Jepang, Ngemplak, Kuthuk, Undaan Tengah, Undaan Kidul dan Karangrowo. Dari desa itu, pihaknya menemukan sejumlah merek garam baru dari Sidoarjo, Surabaya, Demak, Pati dan ada juga yang tidak mencantumkan alamat produksi.

“Berbagai merek garam tersebut kami kumpulkan selama sembilan hari dan pada hari Kamis kemarin, kami lakukan uji laboratorium. Dari hasil uji tersebut ditemukan tujuh merek garam yang kadar yodiumnya tidak sesuai standar dan dua dianataranya tidak mengandung yodium,” tegasnya saat ditemui isknews.com di kantor dinasnya pada Jumat (10-08-2018).

KOMENTAR SEDULUR ISK :
Bappelitbangda KudusSidak Garam Beryodium