Ini Do’a dan Amalan Pada Rabu Terakhir di Bulan Shaffar

Kudus, isknews.com – Hari rabu terakhir di bulan safar disebut juga Rebo Wekasan di beberapa daerah, seperti di Jogja disebut Rabu Pungkasan atau di daerah Banten sebagai Rebo Kasan. Rebo Wekasan merupakan sebuah tradisi di masyarakat Muslim terutama di Jawa, Sunda, Kalimantan Selatan, dan Bangka Belitung. Nama Rebo Wekasan sendiri diambil dari nama hari Rabu terakhir di bulan Safar.

Dinukil dari beberapa kalam sholihin, mengenai rabu akhir di bulan shafar bahwasanya Allah menurunkan بلاء  -yang multiarti diartikan dengan ‘cobaan, bencana, kemalangan, musibah, wabah, kejahatan dst’- yang tercerai di setiap tahunnya, di hari tersebut. Sebagian Arifin Fillah (ahli Khasyaf dan Tamkin) berpendapat dalam kitab al-Jawahir al-Khams, bahwa musibah yang Allah turunkan di hari rabu akhir bulan tersebut sebanyak 320.000 musibah.

Istimewa

Menurut Mohammad Bahauddin, Alumni MA Qudsiyyah (2008) menekankan untuk tidak saklek (terlalu meyakini) bahwa rabu wekasan ini angker atau na’as, karena pada hakekatnya hari ini sama seperti hari-hari lainya, ia merupakan hari dari hari-hari  Allah yang  tidak memiliki kehendak dan berjalan sesuai dengan apa yang Allah ciptakan untuknya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BREAKING NEWS