Ini Hasil Mediasi Warga Desa Wedusan

Pati, ISKNEWS.COM – Polemik kasus di Desa Wedusan Kecamatan Dukusheti Pati pasca dugaan selingkuh dan mesum yang dilakukan kepala desa setempat, rupanya belum kunjung usai. Warga dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tetap dengan tuntutannya, yaitu Kepala Desa (Kades) Wedusan Mengundurkan diri.

Sangat disayangkan, dalam mediasi yang dilakukan di balai desa itu tidak dihadiri Kades yang sedang menjadi sorotan. Meski demikian para warga dan tokoh masyarakat serta BPD bergeming agar kades meletakkan jabatan.

Ketua BPD Wedusan Moh Latif saat ditemui disela mediasi mengatakan, kades hanya mengirimkan surat tertanggal 23 juli 2018 yang berisikan empat butir pernyataan. Salah satu isi surat tersebut kepala desa mengharapkan semua pihak berpegang pada azas praduga tidak bersalah.

“Dalam surat tersebut dia (Kades-red) mempersilakan pengurus BPD Wedusan untuk menjalankan tugas dan fungsinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dan dia, kades ini, akan tetap menjalankan tugas, kewajiban dan kewenangan hingga berakhirnya masa jabatan,” ujar Moh Latif mengutip surat dari Kepala Desa.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
IskPatiWarga Desa Wedusan