Inilah Sosok Dibalik Penyebaran Agama Islam di Kecamatan Gebog

Kudus, ISKNEWS.COM – Sebuah kisah menyebutkan jika Desa Padurenan merupakan pusat penyebaran agama Islam di Kecamatan Gebog pada zaman dahulu. Tentu, kisah tersebut tidak dapat dipisahkan dari sosok Mbah Raden Muchammad Syarif yang merupakan tokoh cikal bakat Desa Padurenan.

Mbah Syarif, begitulah namanya dikenal oleh masyarakat Padurenan. Ia adalah putra dari Bupati Sumenep, Madura. Dari Madura, Mbah Syarif menempuh perjalanan ke tanah Jawa, melalui jalur laut. Dalam perjalanan tersebut, ia membawa bekal sebuah Gentong.

“Berhentilah Mbah Syarif di pantai Jepara untuk beristirahat. Sembari melepaskan lelah, ia mensyiarkan agama Islam kepada penduduk sekitar. Dari situ, nama daerah tempat beristirahatnya Mbah Syarif disebut Desa Siripan, yang diambil dari kata Syarif,” ungkap Ulama’ Desa Padurenan, Aminudin Mawardi.

Setelah dirasa cukup, Mbah Syarif melanjutkan perjalanan dakwah dengan jalur darat. Dari Desa Siripan, ia berjalan ke timur hingga memasuki sebuah daerah pertanian. Di sepanjang perjalannya di daerah tersebut, Mbah Syarif melihat banyak tanggul. Dari kisah itu, namanya diabadikan menjadi sebuah Desa yakni Tanggul Saripan.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
Penyebaran Agama Islam