Jangan Remehkan Usaha Budidaya jangkrik

Foto: Kandang budidaya jangkrik Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, Rabu (04-06-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kepada isknews.com, Nur sapaan karibnya, mengungkapkan jika dirinya dahulu berprofesi sebagai marketing produk. Namun, setelah ia mengenal dan mempelajari usaha budidaya jangkrik dari temannya, ia tinggalkan pekerjaan lamanya tersebut. Menurutnya, usaha budidaya jangkrik memiliki prospek yang lebih bagus dibandingkan pekerjaan lamanya itu.

“Awalnya mengenal usaha ini dari teman. Setelah mempelajari lebih dalam, saya melihat prospeknya yang bagus dan begitu profit. Dari situ saya mulai tertarik dan putuskan menekuni usaha budidaya jangkrik ini,” kata Nur, Rabu (06-04-2018).

Masih terekam jelas diingatannya, saat pertama kali ia menggeluti usaha ini. Pada waktu itu, ia membudidayakan jangkrik kalung seperti yang dilakukan oleh temannya. Dimana masa panen adalah waktu yang paling dinantikannya.

Setelah satu bulan menunggu, tibalah waktu Nur untuk memanen jangkrik kalungnya. Panen pertama ia dapat mengumpulkan lima karung jangkrik. Rona kebahagiaan begitu tergambar jelas di wajahnya. Di pasarkanlah jangkrik tersebut ke penjuru Kota Kudus.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
Budidaya jangkrik