Nekad Terobos Banjir Puluhan Sepeda Motor Mogok

Kudus, ISKNEWS.COM – Puluhan sepeda motor mengalami mogok, setelah nekad menerobos banjir yang menggenangi Jalan Mejobo-Brayung atau tepatnya di depan SD 3 Mejobo, Minggu (29/01/2017).

Seorang pengendara terpaksa mendorong sepeda motor miliknya akibat mogok, setelah nekad menerobos genangan air banjir setinggi lutut orang dewasa di Jalan Mejobo-Brayung, Minggu (29/01/2017). (ISKNEWS/MUKHLISIN)

Kebanyakan kendaraan yang mogok adalah jenis sepeda motor non-metik. Namun ada pula sepeda motor metik tang mengalami mogok. Ketinggian air hingga pukul 07.00 WIB terpantau sekira 30 sentimeter

“Sudah cukup surut dibandingkan sebelumnya mencapai di atas lutut orang dewasa,” kata salah seorang warga Supriyono.

Dia menuturkan, banjir seperti ini sudah sangat sering terjadi, akibat kondisi jalan lebih tinggi sungainya. “Tiap debit air di sungai di barat SMP 2 Mejobo tinggi, pasti air menggenangi jalan. Terutama di tiga lokasi yakni depan SMP (barat Pasar Brayung), Depan SD 3 Mejobo, dan Perempatan Mejobo,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang pengendara yang motornya mengalami mogok Alfian mengatakan, dia nekad menerobos banjir karena jalan tersebut merupakan jalan tercepat. Apabila memutar memakan waktu cukup lama.

“Kalau memutar memakan waktu cukup banyak. Dari barat saya lihat tidak terlalu dalam tapi setelah sampai tengah ternyata di atas kenalpot. Sehingga motor jado mogok,” ujar pria yang mengendarai Honda Supra X itu.

Dia berharap, pemerintah bertindak cepat menangani banjir yang kerap melanda daerah itu. “Sejak dulu selalu begini, belum ada perubahan sama sekali. Seharusnya ditinggikan dengan jalan cor, sehingga tidak terus-terusan seperti ini,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
banjir kudus