Organisasi Wartawan Ilegal Muncul, Warga Diminta Waspada

Rembang, ISKNEWS.COM – Munculnya organisasi kewartawanan bernama Asosiasi Wartawan Indonesia (Awindo) di Rembang, membuat sebagian besar masyarakat bertanya-tanya. Pasalnya, di Rembang sendiri sudah ada salah satu organisasi kewartawanan yang resmi diakui oleh negara yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Saat ini, berdasarkan data pada Dewan Pers Republik Indonesia, hanya ada tiga organisasi kewartawanan yang resmi diakui oleh negara. Diantaranya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Terkait hal tersebut, Kepala Bagian Humas Setda Rembang, Kukuh Purwasana, mengaku telah menyebar surat edaran resmi kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghimbau agar berhati-hati atas kehadiran wartawan ilegal. Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan pendataan nama wartawan yang resmi di wilayah Kabupaten Rembang.

“Kami akan mengembalikan pada prosedur di Dewan Pers. Salah satunya seseorang bisa dikatakan legal sebagai wartawan, kalau sudah melewati Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” jelasnya.

Secara terpisah, Ketua PWI Rembang, Djamal A Garhan meyakini organisasi kewartawanan di luar yang tercatat pada dewan pers termasuk ilegal. Dirinya meminta agar masyarakat termasuk jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang agar waspada terhadap keberadaan organisasi tersebut.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
Organisasi Wartawan Ilegal