Penerapan Kurtilas Dimanfaatkan untuk Kuatkan Budaya Jawa

Jepara, ISKNEWS.COM – Pendidikan karakter berbasis budaya Jawa, akan dikuatkan di satuan pendidikan tingkat SD. Penerapan Kurikulum 2013 (Kurtilas) di semua SD di Jepara, dimanfaatkan untuk merealisasikan rencana ini. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Amin Ayahudi, Rabu (01-08-2018).

“Sejak awal tahun pelajaran ini, Kurtilas sudah diterapkan di semua SD di Jepara. Kurtilas memberi ruang yang cukup untuk menanamkan pendidikan karakter,” kata Amin Ayahudi.

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-4918360277293205" data-ad-slot="1144672621">

Amin menjelaskan, pendidikan karakter sangat penting. “Meskipun di sekolah sudah ada mapel Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, tetapi tidak cukup kalau hanya diajarkan di satu pelajaran,” kata Amin Ayahudi.

Hal tersebut, katanya, bisa dilakukan guru melalui penguatan karakter berbasis budaya Jawa. Hal ini, karena budaya Jawa sarat dengan unggah-ungguh dan ajaran budi pekerti. Budaya Jawa sangat menghormati orang lain. Karena itulah, Amin mendorong jajarannya untuk menggunakan bahasa Jawa dan mengenalkan budaya Jawa kepada peserta didik. “Di Kurtilas, ini bisa kita akomodasi dengan muatan lokal Jawa Tengah,” katanya.

Untuk merealisasikan hal ini, pada setiap rapat resmi dengan jajarannya, Amin mengunakan bahasa Jawa. Juga dalam kegiatan pembinaan rutin. “Kami juga mengusulkan adanya semacam pelatihan, bimtek, sosialisasi atau kegiatan lain semacamnya ke pemerintah daerah. Jadi guru mendapatkan tambahan kompetensi untuk penguatan karakter ini,” lanjutnya.

Frekuensi dan kualitas lomba yang berpangkal dari budaya Jawa juga akan ditingkatkan. “Misalnya menulis dengan tulisan Jawa, lomba tembang Jawa, pidato bahasa Jawa dan menulis cerita dengag bahasa Jawa di sekolah,” katanya.

Selama ini, lomba-lomba tersebut digelar untuk siswa. “Yang belum adalah lomba untuk guru. Ini sedang kami rencanakan,” kata Amin.

Karena itulah dia mendorong semua SD tetap menjaga berbagai budaya Jawa di sekolah. (ZA/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
Budaya JawaIsklintas jeparaPendidikanPenerapan Kurtilas