Permintaan Sarung Batik Khas Kudus Meningkat

Kudus, ISKNEWS.COM – Motif khas sarung batik Kudus menjadi daya tarik para pembeli. Khususnya pada bulan puasa dan momentum lebaran, daya tariknya semakin tinggi dan membuat pesanan menjadi meningkat.

Salah satu perajin batik Kudus Ummu Asiyati membeberkan, batik khas Kudus mengangkat kearifan lokal pada coraknya sehingga membuat para pembeli tertarik. Seperti motif Menara Kudus, cengkih, buah parijoto, beras kecer dan lain sebagainya.

Pemilik Alfa Shoofa Batik Kudus itu mengatakan, pada momen Ramadan biasanya pemesan berasal dari dalam kota sendiri, darah Jawa Tengah dan Jakarta. “Peningkatan permintaan sarung batik khas Kudus selama Ramadan mencapai 70 persen dibanding bulan lalu,” ujarnya.

Dikatakan Ummu Asiyati, motif sarung batik khas Kudus sangat rumit dalam proses pembuatan, karena harus menyesuaikan warna yang pas. Jenisnya ada dua macam yakni sarung batik cap dan sarung batik tulis.

“Kalau Ramadan tahun ini ada beberapa motif yang laris dipesan. Di antaranya untuk batik cap ada buket, kombinasi romo kembang dan beras kecer. Sedangkan batik tulis motif romo kembang,” ungkapnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-4918360277293205" data-ad-slot="1144672621">
Sarung Batik Khas Kudus