Retak, Sandaran Talud Gedung PKL Colo Diperbaiki

Aris menambahkan, meski retaknya sandaran talud karena faktor alam, namun pihaknya mengaku siap bertanggungjawab, karena masih dalam masa pemeliharaan. Dikatakan, untuk perbaikan tersebut menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta.

Pembongkaran dinding talud sendiri sudah dilakukan beberapa hari lalu, dan pembenahan kini masih berjalan. Diperkirakan perbaikan akan membutuhkan waktu sekitar tiga minggu. Retak pada dinding talud tersebut juga telah diketahui Tim Pengawal, dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dan pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Ketika terjadi retak pada dinding sandaran di gedung PKL Colo, kami langsung melaporkan hal itu kepada semua pihak terkait. Dari BPK dan TP4D meminta mekukan uji beton terhadap dinding talud, dan hasilnya juga tidak ada masalah,” terangnya.

Akab tetapi, lanjutnya, adanya retakan tersebut, dari Dinas menyarankan untuk membongkar. “Jadi kalau ada yang bilang dinding talud ambrol atau longsor itu tidak benar. Justru kami yang membongkarnya akibat adanya retakan sesuai instruksi dinas. Sebab dari uji beton juga tidak ada masalah,” tegasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-4918360277293205" data-ad-slot="1144672621">
Talud Gedung PKL Colo