Rudiantara : Boedi Oetomo Menggalang Ide Nasionalisme Mulai Dengan Segelintir Orang

Pati, ISKNEWS.COM – Perihal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi Dan Informatika RI Rudiantara yang dibacakan selaku Inspektur Upacara Kapten Inf Mujimo saat upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-110 Tahun 2018, Kapten Inf Mujimo, Senin (21-05-2018) pkl. 08.00 wib, bertempat di halaman Makodim 0718 Pati, dengan peserta upacara Prajurit dan PNS Kodim 0718 Pati berserta jajaran.

Dalam Sambutan Menteri Komunikasi Dan Informatika RI Rudiantara yang dibacakan selaku Inspektur Upacara Kapten Inf Mujimo, Seratus sepuluh tahun kemudian bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain, Meski belum sepenuhnya sempurna, rakyatnya telah menikmati hasil perjuangan para pahlawannya berupa meningkatnya perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Keringat dan darah pendahulu bangsa telah menjelma menjadi hamparan permadani perikehidupan yang nyaman dalam rengkuhan kelambu kemerdekaan.

Melalui pembangunan, manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan secara simultan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya. Bayangkan jika kita sepenuhnya berhasil membangun sumber daya manusia unggul dari seluruh dari 260-an juta lebih penduduk negeri ini. Bercermin dari keberhasilan Boedi Oetomo menggalang ide nasionalisme mulai dengan segelintir orang seabad lalu, maka apa jadinya jika seluruh sumber daya manusia unggul kita saat ini berhimpun dalam ide nasionalisme yang sama, dalam cita-cita untuk kejayaan bangsa yang sama.

Kebangkitan sumber daya manusia Indonesia secara bersama-sama dan kompak, tanpa terdistraksi oleh godaan-godaan yang kontraproduktif, akan membawa kepada kejayaan bangsa, selain secara otomatis bagi individu-individunya sendiri, untuk itu tema “Pembangunan Sumber daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital” dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, upacara Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya- upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia. (WR/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
Rudiantara