Salah Terbitkan SKTM, Bisa Dipidanakan

Pati, ISKNEWS.COM – Surat Keterangan Todak Mampu (SKTM) menuai polemik pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pasalnya banyak oknum yang sebenarnya mampu dalam ekonomi, tetapi meminta SKTM dari desa setempat untuk dipergunakan mendaftar PPDB.

Darsono, Ketua Posko Pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Pati, mengingatkan kepada masyarakat dan pemerintah desa ketika menerbitkan SKTM.

“Menerbitkan SKTM harus sesuai dengan ketentuan atau aturan, kalau hal tersebut dilanggar bisa dikenakan sanksi pidana, apalagi yang mengajukan permohonan SKTM tersebut orang yang seharusnya tidak menerima atau orang mampu mengaku miskin. Terlebih, dengan tujuan untuk tertentu, maka itu bisa dikenakan pasal pidana pemalsuan,”ungkap Darsono usai meresmikan Posko Pengaduan PPDB di Rumah Setara, Jumat (6-7-2018).

Foto: Salah satu masyarakat yang mengadukan persoalan PPDB ke Posko Pengaduan. (Istimewa)

Darsono, juga menegaskan dalam dunia pendidikan seharusnya nilai-nilai luhur adalah sesuatu yang penting untuk ditanamkan pada anak didik. Kalau proses penerimaanya sudah mengajarkan praktek tidak jujur atau curang, yakni mengaku miskin padahal mereka sesungguhnya mampu, tentu itu merupakan pelanggaran berat dalam etika pendidikan.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
Terbitkan SKTM