Terlibat Kasus Pencurian di Kudus, Oknum Kades Ini Harus Berurusan Dengan Polisi

Korban yang berhasil diyakinkan kemudian mencari dana untuk tukar tambah dengan tujuan jika dana tersebur bisa cair akan digunakan untuk membangun pondok. Singkat cerita korban berhasil mengumpulkan dana. Pada 1 Agustus 2018 korban bersama Fahrudianto berangkat ke Yogyakarta menemui Ahmad.

“Korban dipertemukan dengan Yosep dan akhirnya terjadi proses awal terjadi kasus ini,” tukasnya. Ditambahkan Agusman, pada 2 Agustus 2018 korban ditemui dua orang yang mengaku utusan sang kades dengan menggunakan kendaraan Toyota Calya. Korban bersama dua orang temannya yakni Fahrudianto dan Misbah diminta masuk ke dalam mobil.

Korban, lanjut Agusman, diajak berkeliling hingga Semarang dan kembali ke Kudus lagi. Ketika sampai di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo tiba-tiba ada mobil Toyota Avansa yang datang menghadang. Lima orang keluar dari mobil tersebut.

“Lima orang yang keluar dari Toyota Avansa kemudian menarik keluar dan memaksa dua saksi masuk ke mobil Avansa. Sementara lima orang tersbut yang merupakan para pelaku masuk ke mobil Calya yang ditumpangi korban,” imbuhnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
pencurian