Anak Berkebutuhan Khusus Beri Sekuntum Bunga & Stiker Peringati Hari Peduli Autisme Sedunia 2017

oleh

Kudus, isknews.com – Sejumlah anak penderita Autisme Darul Fathonah mengadakan peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia (World Autism Awareness Day), Minggu pagi (2/4) di alun-alun simpang tujuh Kudus bersamaan dengan Car Free Day yang diselenggarakan oleh pemkab Kudus setiap pekan nya.

25 Anak-anak autis di dampingi orang tua beserta terapis pada peringatan hari Peduli Autisme Sedunia 2017, memberikan sekuntum bunga di acara fun walk disertai pemberian stiker pada pengunjung Car Free Day

TRENDING :  PO. Haryanto Santuni 5000 Anak Yatim di Wilayah Eks - Karesidenan Pati

Menurut Ody, terapis Darul Fathonah, penggagas Acara pagi tadi pada Hari Peduli Autisme Sedunia 2017 menyatakan dengan adanya peringatan hari Peduli Autisme Sedunia kali ini untuk mensosialisasikan dan memberi edukasi kepada masyarakat bahwa anak-anak penderita Autisme ada di sekitar kita.

“Kegiatan ini untuk mensosialisasikan dan memberi edukasi kepada masyarakat bahwa anak-anak Autisme ada disekitar kita. Kita harus menyadari keberadaan mereka.” jelasnya

Selain itu, dengan tujuan menghapus stigma masyarakat tentang adanya anggapan sebagai penyakit kutukan atau menular sekaligus memandang sebelah mata anak autis

TRENDING :  1140 KPM Terima PKH Tahap 3 Di Pendopo Kecamatan Pamotan

Event ini sebagai bentuk sosialisasi dan mendekatkan masyaralkat dengan anak penyandang autis, karena support mereka lah yang memberikan harapan.. because you believe i’am have a hope

Dirinya menambahkan, Kita harus membantu untuk mensosialisasikan penderita Autisme terjun ke masyarakat. Kita harus mampu menggali potensi dan kecerdasan anak-anak Autisme bahwa anak-anak tersebut mempunyai kecerdasan yang sama dengan anak-anak (normal) lainnya karena perlu digali karena mereka mempunyai potensi yang tersimpan.

TRENDING :  Ganjar Pranowo Cek Lokasi Pembangunan Jembatan Singopadu Pagi Tadi

Dia berharap kepada semua masyarakat untuk dapat mengetuk hati orang tua yang masih belum memahami dan menyadari akan anaknya yang Autisme.

“semoga masyarakat pada umumnya mampu untuk mendeteksi awal dan mendeteksi dini gejala – gejala Autisme yang terdapat pada anak-anaknya dan lingkungannya.” harapan Lusy dalam peringatan hari Peduli Autisme Sedunia 2017. (AJ/isknews.com)

KOMENTAR SEDULUR ISK :