Ancaman Pidana Bagi Penebar Kebencian di Media Sosial.

Bagi anda yang mungkin menyukai ceplas ceplos di sosial media kini diharapkan dapat berhati-hati dalam penyampaian penulisan.

AncamanPasalnya media sosial yang acapkali disalahgunakan terkadang dapat memicu konflik dimasyarakat.

Berdasarkan surat edaran dari Kepolisian Negara Republik Indonesia mengenai penebar kebencian di sosial media kini dapat terancam hukuman pidana jika tidak mengindahkan teguran Kepolisian.

Seperti yang tertuang dalam surat edaran Kapolri soal penanganan ujaran kebencian atau hate speech Nomor SE/06/X/2015.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa persoalan ujaran kebencian semakin mendapatkan perhatian masyarakat baik nasional atau internasional seiring meningkatnya kepedulian terhadap perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan cepatnya akses yang didapatkan oleh masyarakat terutama melalui sosial media.

BACA JUGA :  Amuk Si Jago Merah Ludeskan Rumah Warga Desa Karangrowo Kec.Jakenan.

Berdasarkan surat edaran tersebut ujaran kebencian dapat menjadi tindak pidana yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan ketentuan pidana lainnya di luar KUHP, yang berbentuk antara lain:

1. Penghinaan,
2. Pencemaran nama baik,
3. Penistaan,
4. Perbuatan tidak menyenangkan,
5. Memprovokasi,
6. Menghasut,
7. Menyebarkan berita bohong dan semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial”.

‪#‎hkr‬

Silahkan diinfokan kepada orang disekitar anda.

Ancaman

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post