Anggota Fatayat NU Cabang Kudus Diedukasi Terkait Lembaga Keuangan Syariah

Anggota Fatayat NU Cabang Kudus Diedukasi Terkait Lembaga Keuangan Syariah

Kudus, isknews.com – Sedikitnya 200 anggota Fatayat NU Cabang Kudus mendapat edukasi dan sosialisasi mengenai lembaga keuangan syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Hotel Hom Kudus, 9 November 2017. Dengan mengambil tema “Peran OJK dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang lembaga keuangan syariah”.

Salah seorang Narasumber, Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Bambang Kiswono menyampaikan, dalam beberapa tahun terakhir ekonomi berbasis syariah berkembang dengan pesat. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai produk lembaga keuangan syariah, seperti perbankan, asuransi, pasar modal, reksa dana, pergadaian, maupun koperasi syariah.

Terbukti dengan pencapaian kinerja keuangan syariah di Jawa Tengah yang tumbuh pesat, bahkan dalam hal dana pihak ketiga (DPK), pertumbuhan Jateng di angka 30,34% (yoy) dan lebih besar dari pertumbuhan nasional

TRENDING :  Tingkatkan Kesadaran Pajak, Rumah Literasi Pajak Diresmikan

Namun demikian, perkembangan lembaga keuangan syariah masih dihadapkan pada beberapa kendala, antara lain pemahaman masyarakat yang belum tepat mengenai lembaga keuangan syariah dan masih banyak yang belum mengenal produk dan layanannya.

Selain itu, ada kendala lain seperti peraturan, pangsa pasar yang minim, hingga sumber daya manusia (SDM) yang belum terlatih. “Oleh karena itu adanya sosialisasi dan edukasi tentang lembaga keuangan syariah ini, diharapkan masyarakat tidak akan ragu memanfaatkan lembaga keuangan syariah,” kata Bambang, Kamis (09/11/2017).

TRENDING :  Atur Strategi Terkait Isu Wilayah Kesbangpol Kudus Adakan Pembinaan Sosial Politik

Dijelaskan juga, Dalam sebuah lembaga keuangan, khususnya lembaga keuangan syariah. Membangun sumber daya insan yang memiliki akhlak yang baik dan berkompeten di bidangnya menjadi salah satu acuan untuk membangun sumber daya manusia yang sesuai dengan syariah. “Pada lembaga keuangan syariah khususnya pada perbankan syariah, yang saat ini mulai tumbuh dan di gandrungi oleh masyarakat. tentunya ini menjadi salah satu PR besar dalam meningkatkan perkembangan Ekonomi Syariah terutama pada kualitas dan kuantitas Sumber daya manusianya,” terangnya

Terlihat anggota fatayat sedang mendengarkan materi dari narasumber, (isknews.com)

Sementara itu, ditempat yang sama, Miftakhurrohmah Ketua Cabang Fatayat NU Cabang Kudus memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Sebab, perlu adanya peningkatan skill dan pengetahuan sumber daya manusia (SDM) anggota fatayat mengenai lembaga keuangan syariah yang bertumpu pada prinsip nilai-nilai syariah, Selain harus memahami konsep ekonomi islam, tentu juga dalam pengelolaan sumber daya insani nya harus sesuai dengan syariah.

TRENDING :  Reuni Setelah 17 Tahun, Altaduri TNI Pantura Jateng Tetap Kompak

Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dalam hal ini anggota fatayat dapat membedakan mana lembaga keuangan syariah dan yang non syariah. Disinilah titik penting pelatihan SDM pada lembaga keuangan syariah. “Setelah dari sosialisasi ini, diharapkan juga untuk memberikan pengetahuan yang telah ia dapat, untuk ditularkan ke anggota keluarga, teman dan masyarakat luas.” pungkasnya. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post