ANGKA KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KUDUS ALAMI PENINGKATAN

by

KUDUS, isknews.com –  Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus, Jati Soelichah, mengatakan jangan sampai Kabupaten Kudus menjadi daerah transit peredaran Narkoba.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan, pada acara penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GB), Sabtu (30/5), di Rumah Makan (RM) Bambu Wulung. Hadir dalam acara tersebut, sejumlah pengurus dan anggota LSM, organisasi pemuda,  guru dan pelajar dan mahasiswa yang merupakan delegasi dari masing-masing sekolah.

TRENDING :  Layanan Sabtu-Minggu Dukcapil Kudus Libur Selama Ramadan

Kegiatan  yang diselenggarakan oleh Kesbangpol bekerjasama dengan  Konsorsium Masyarakat untuk Kudus Bersih (KMKB) itu, menampilkan nara sumber Ajun Inspekstrur Polisi Satu (Aiptu) Imam Sukirno, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor  Suparno, dan Direktur KMKB Sururi Mujib. Bertindak selaku moderator, Slamet Mahmudi.

Ditegaskan oleh Jati Soelichah, negara kita sekarang ini dalam status darurat narkoba. Itu ditandai penyalahgunaan dan peredaran narkoba sekarang ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi sudah merambah ke desa.

TRENDING :  Tim Gabungan Sita Ratusan Rokok Ilegal

Pertanyaannya, kita ini sudah 70 tahun merdeka, apakah sudah benar-benar merdeka dari penjajahan, jawabannya adalah belum. Maraknya penyalahgunaan dan peredaran Narkoba adalah bentuk penjajahan yang lain. Lebih-lebih yang terjadi sekarang ini, Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi sudah menjadi produsen narkoba.

TRENDING :  Sensus Ekonomi Lanjutan, BPS Kudus Terkendala 13 Persen Perusahaan Besar Belum Bersedia Disensus
KOMENTAR SEDULUR ISK :