Angkutan Barang Dilarang Melintas H-7 hingga H+7 Lebaran

by
lebaran ISKNEWS.COM
Pangkalan truk Klaling akan dimaksimalkan untuk menampung truk dan kendaraan besar lainnya yang dilarang melibntas selama lebaran. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus akan memberlakukan larangan melintas bagi kendaraan barang selama arus mudik dan balik lebaran 2018 berlangsung. Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi kemacetan dan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Hal itu dikemukakan Plt Kepala Dishub Kudus Sam’ani Intakoris melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Putut Sri Kuncoro, Kamis (31/05/2018) saat ditemui awak media di kantornya.

Putut menjelaskan, pelarangan ini berlaku untuk mobil barang lebih dari tiga sumbu kecuali kendaraan pengangkut logistik. Seperti BBM, sembako, BBG, ternak, pupuk, kedelai, susu murni, air minum dalam kemasan (AMDK), dan barang antaran POS.

TRENDING :  Jenis-Jenis Budaya di Kabupaten Kudus

Pelarangan akan dimulai 12 Juni 2018 hingga 22 Juni 2018. “Kalau nanti masih ada yang tidak mengindahkan aturan ini akan ditindak tegas,” ujarnya.

Bagi truk atau kendaraanbesar lainnya yang dilarang melintas nantinya untuk menunggu hingga H+7, Dishub akan mengoptimalkan dua pangkalan truk yakni pangkalan cargo Jati dan pangkalan truk Klaling.

TRENDING :  Jelang Ramadan Stok Daging di Kudus Dipastikan Aman

Terpisah, salah satu petugas pangkalan truk Klaling Joko Santoso mengatakan, biasanya ketika lebaran selalu penuh. Hal itu dikarenakan larangan melintas dari Dishub yang diberlakukan selama dua pekan.

TRENDING :  Awas! Jangan Kalap Makan Saat Lebaran, Waspadai Penyakit Ini

KOMENTAR SEDULUR ISK :