Antisipasi Lonjakan Gasoline Hiswana Migas Siapkan 5 Terminal BBM

oleh

Kudus, isknews.com – Divisi SPBU DPC Hiswana Migas Pati memperkirakan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Gasoline naik sekitar 19 persen dari penyaluran rata-rata normal 5.222 kiloliter menjadi 6.223 kiloliter, di momen Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Mengantisipasi lonjakan, telah disiapkan 5 terminal BBM untuk mensuplai ke masyarakat di Provinsi Sumatra Utara (Sumut).

Ketua DPC Hiswana Migas Pati Divisi SPBU, Joko Santosa, yang dihubungi isknews.com, Rabu (27/12/17), di ruang kerjanya, mengatakan hal itu. Menurut dia, di wilayah Kabupaten eks Karesidenan Pati dan sekitarnya, lonjakan konsumsi tertinggi terjadi pada H-2 Natal atau 23 Desember 2017. Dengan estimasi volume penyaluran mencapai 7.246 kiloliter atau naik 38 persen dari konsumsi normal.”

TRENDING :  Penarikan Retribusi Pedagang Pasar akan Gunakan e-Retribusi

Rinciannya, di wilayah eks Karesidenan Pati dan sekitarnya, untuk konsumsi BBM jenis Gasoline, estimasi kenaikan sekitar 4,56 persen. Konsumsi tertinggi terjadi di 23 Desember dengan volume 15.650 kiloliter atau naik 17,70 persen dari hari biasanya.
Lonjakan juga terjadi pada arus balik 3 Januari dan konsumsi diprediksi 16.340 kiloliter atau naik 23 persen. Sedangkan untuk konsumsi solar justru diprediksi turun sekitar 4,5 persen. Ini dikarenakan adanya pembatasan angkutan barang dan industri juga sudah libur.

TRENDING :  Deteksi Stunting, 38 Balita Ikuti Evaluasi Tumbuh Kembang

“Langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi kondisi di atas, adalah dengan penyediaan kantong SPBU berupa mobil tangki dengan muatan BBM agar pelayanan dan distribusi dapat lebih cepat mengantisipasi jalur yang padat di jalan.”
Menyinggung tentang konsumsi LPG 3 Kg diprediksi naik sekitar 4,9 persen, untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg, adalah dengan menambah pasokan sebanyak 5 persen yaitu dari penyaluran harian sebanyak 741.000 tabung menjadi 775.000 tabung. “Untuk stok LPG kita pastikan aman. Kami akan menambah suplai dibeberapa wilayah yang dianggap konsumsi meningkat,” tandas Ketua DPC Hiswana Migas Pati Divisi SPBU itu. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :