1

Antisipasi Potensi Bencana Alam Dan Keamanan Jawa Tengah

Semarang – Situasi Jawa Tengah yang saat ini sangat kondusif diminta lebih ditingkatkan lagi. Tidak hanya keamanan, tapi juga didorong untuk lebih menjaga kondisi sosial budaya di masyarakat.

Hal tersebut diutarakan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat menggelar rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di kantor gubernur, Rabu (19/10) pagi. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakapolda Jateng, Pangdam IV/Diponegoro, Kajati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah serta pimpinan instansi terkait.

Menurut gubernur kondisi Jateng saat ini menjadi perhatian Presiden Joko Widodo dan juga pemerintah pusat, khususnya dalam hal keamanan. Oleh karena itu dari forum tersebut nantinya diharapkan bisa memberikan masukan yang akan dibawa sebagai laporan ke pusat. Beberapa poin bahasan yang disampaikan gubernur dihadapan forum di antaranya kesiapsiagaan bencana di Jateng mengingat belakangan ini sudah memasuki musim hujan. Sehingga antisipasi dan penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor menjadi perhatian penuh.

Baca Juga :  Kerja Bakti Penguatan Tanggul Sungai Piji desa Kesambi

“Soal banjir dan longsor ini saya sudah mintakan ke seluruh kabupaten/ kota serta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk selalu siaga. Termasuk dari unsur TNI dan Polri saya mintakan dukungannya juga,” katanya.

Selain bencana, gubernur juga meminta unsur keamanan bisa mengantisipasi potensi demonstrasi dari sejumlah pihak, mulai dari demo sosio budaya hingga konflik agama dan berakibat pada gesekan SARA. Di bidang infrastruktur, imbuh Ganjar, presiden meminta dilakukan percepatan pembangunan jalan tol serta pembangunan sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Jateng. Karenanya perlu ada banyak galian C yang terkelola dengan baik untuk mendukung bahan yang dibutuhkan untuk menyokong terwujudnya percepatan pengerjaan infrastruktur tersebut.

Baca Juga :  Satu Rumah Di Kajeksan Terbakar

“Saya ada keinginan untuk mengajak kelompok-kelompok tani atau nelayan untuk membuat kelompok galian rakyat yang dikelola dengan baik. Nanti kita sediakan tempatnya, kita ukur kandungannya, kita dampingi cara nambangnya, serta kita atur pengangkutan dan distribusinya. Istilahnya kita buatkan unit operasi halal untuk galian C ini,” beber mantan anggota DPR RI itu.

Beberapa poin bahasan lain juga disampaikan gubernur dalam forum tersebut, seperti kesiapan menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017 mendatang hingga pemberantasan pungli di segala bidang sesuai dengan instruksi presiden.

Baca Juga :  Memasuki Musim Pancaroba BPBD Kudus Siap Siaga Tanggap Bencana

Dalam kesempatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi dan Wakapolda Jateng Brigjen Pol Amhar Azeth menyatakan kesiapan timnya dalam penanggulangan bencana, serta mendukung upaya dan usaha keamanan wilayah untuk menciptakan Jateng yang kondusif.

“Kalau soal bencana kami selalu siaga. Jika diperlukan sewaktu-waktu, anggota kami siap membantu setiap saat terjadi musibah bencana,” tutur Jaswandi. (HJT)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?