Antoni Alfin Terpilih Jadi Ketua KONI Kudus 2019-2023

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Antoni Alfin resmi terpilih sebagai Ketua KONI Kudus masa bakti 2019-2023. Kepastian itu didapat setelah pada musyawarah olahraga kabupaten (musorkab) KONI Kudus, yang digelar di Hotel Griptha Kudus, Sabtu (17/11/2018), berhasil mengumpulkan 24 suara. Sementara pesaingnya Firdaus Ardyansyah hanya memperoleh 10 suara.

Pemilihan sempat berjalan alot lantaran proses musyawarah mudakat tidak tercapai. Pimpinan sidanv Sunarto memutuskan untuk menawarkan opsi voting. “Bagaiaman peserta apakah harus voting terbuka atau tertutup?,” tawar pria yang akrab disapa Cak Narto kepada peserta musorkab.

Para peserta memutuskan untuk voting secara terbuka. Akan tetapi halnitu mendapatkan respon penolakan dari peserta lainnya. Cucun Sulistyo yang mewakili pengurus kabupaten (pengkab) cabang olahraga (cabor) hoki lebih memilih abstain.

Dia beranggapan jika pemilihan ketua KONI Kudus dilakukan dengan voting terbuka, maka akan sungkan dengan dua calon. “Dua-duanya teman kita, alangkah baiknya menjaga perasaan calon dengan voting tertutup,” katanya

Selain Cucun beberapa juga memilih meninggalkan lokas untuk tidak mengikuti voting sebelum musorkab selesai. Pimpinan sidanf melanjutkan pemilihan voting. Firdaus Ardyansyah mendapat giliran pertama yang divoting. 10 pengkab cabor memilih pria yang biasa dipanggil Ardy.

TRENDING :  Bakal Calon Ketua KONI : Sodok, Pengusaha Yang Konsen Di Dunia Olahraga

Dilanjutkan voting untuk Antoni Alfin. Hasilnya sebanayk 24 pengkab cabor memilih Anton. Hasil ini mengantarkan Anton menjadi nahkoda baru KONU Kudus menggantikan Rinduwan yang sudah menjabat dua periode. Total rincian perolehan suara Anton mendapat 24 suara, Firdaus 10 suara dan yang memilih abstain 12 suara.

10 pengkab cabor memilih abstain ditambah dua suara dari ketua demisioner KONI Kudus dan ketua KONI Provinsi Jateng yanv juga memilih abstain. Total ada 46 suara dalam pemilihan Ketua KONI Kudus tahun ini. Ardi langsung meninggalkan tempat dan menyalami calon terpilih.

Ditemui awak media usai pelaksanaan pemilihan Ardi mengungkapkan, pada intinya pemilihan dilakukan dengan cara musyawarah mufakat. Karena tidak mencapai musyawarah mufakat akhirnya dilakukan voting secara terbuka. Tapi dia berharap pemilihan KONI Kudus periode sebelumnya tidak seperti tahun ini.

“Memang ini sudah terjadi. Harapan kami ke depan mudah-mudahan yang namanya demokrasi itu jangan sampai menabrak norma yg ada. Tetapi apapun itu saya apresiasi saya mengucapkan selamat kepada ketua KONI Kudus terpilih. mudah-mudahan beliau bisa menahkodai KONI Kudus empat tahun ke depan dengan baik sesuai visi misinya,” tandasnya.

TRENDING :  Persijap Curi Poin di Purwodadi

Dia menekankan, proses pemilihan ketua ini semata-mata untuk insan olahraga di Kudus. “Dan kita tidak mengejar materi atau kekuasaan tetapi semata-mata untuk insan olahraga di Kudus yang tadi amanat dari pengkab sudah diberikan kepada ketua terpilih,” tukas Ardi.

Sementata itu pengurus pengkan cabor paralayang Murni Asih mengaku kecewa dengan hasil pemilihan ketua KONI Kudus tahun ini. “Ini iklimnya sudah tidak sehat. KONI sekarang menjadi suatu badan olahraga yang ditumpangi oleh satu yang dinamakan politik. Saya bener-bener prihatin dengan kondisi sekarang ini,” katanya.

Di tempat yang sama ketua KONI Kudus terpilih Antoni Alfin saat ditemui ISKNEWS.COM mengungkapkan rasa syukurnya dan berterima kasih karena sudah mendapat kepercayaan ini. “Alhamdulillah berjalan aman, tertib, kondusif dan deomkratis,” tuturnya.

TRENDING :  Porprov 2018 : Kudus Targetkan Finish Peringkat Tiga

Dia memahami sebagian pihak ada yang kecewa, namun ke depan pihaknya akan berusaha merangkul kembali karena menurutnya tujuan dari pemilihan ketua KONI Kudus adalah agar dapat memajukan olahraga di Kota Kretek. “Dalam penyusunan tim formatur kita akan undang seluruh pengkap cabor yang ada untuk duduk bersama, termasuk kandidat yang kalah (Ardi, Red),” ujarnya.

Disinggung batas waktu penyusunan tim formatur, Anton menyebut dalam waktu secepatnya bisa terbentuk. Sebab pada masa perpanjangan jabatan ketua lama hanya sampai Januari 2019. “Intinya secepatnya akan kita bentuk. Kita rangkul temen-temen yang kecewa karena semua teman. Kontestasinya sudah selesai, saatnga kink fokus ke depan meraih prestasi,” tandasnya.

Ketua Musorkab Subarkah mengatakan, secara umum proses pemilihan ketua KONI Kudus masa bakti 2019-2023 berjalan lancar dan menghasilkan satu nama ketua terpilih yaitu Antoni Alfin. Dia berharap agar secepatnya segera dibentuk tim formatur supaya Januari 2019 bisa segera ada pergantian kepemimpinan. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :